Dukung Sulteng Nambaso, Disperindag Fokus Kendalikan Inflasi Daerah
- 13 Apr 2026 15:35 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat komitmen dalam pengendalian inflasi guna mendukung visi besar Sulawesi Tengah Nambaso. Berbagai langkah strategis terus dilakukan mulai dari stabilisasi harga bahan pokok hingga penguatan sektor industri menengah.
Kepala Disperindag Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo Djanggola saat diwawancarai usai pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun ke-62 Sulawesi Tengah di halaman kantor Gubernur Sulteng pada Senin, 13 April 2026, menyatakan bahwa pengendalian inflasi merupakan kunci utama untuk mewujudkan program Berani Sejahtera dan Berani Makmur. Pihaknya secara konsisten menjalankan operasi pasar dan pasar murah guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Kami menyelenggarakan beberapa kegiatan khususnya terkait stabilitas harga bahan pokok dan penanganan inflasi daerah,” ujarnya.
| Baca juga: Anwar Hafid Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 |
Richard menjelaskan bahwa pemantauan harga di pasar-pasar tradisional dilakukan secara berkala guna mendeteksi potensi lonjakan harga sejak dini. Berdasarkan hasil sidak terbaru, stok pangan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah stok pangan dalam kondisi baik dan hasil survei kami menunjukkan stok tetap terjaga dengan harga yang terkontrol,” ucapnya.
Selain intervensi harga, Disperindag Sulteng juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) melalui berbagai pelatihan produktivitas. Penguatan sektor IKM ini diharapkan dapat membantu menekan laju inflasi dari sisi penyediaan barang dan jasa hasil produksi lokal.
“Kami tetap menjalankan program-program Bapak Gubernur termasuk pelatihan IKM guna mendukung kemandirian ekonomi daerah,” ucap Richard.
Dalam momentum HUT Provinsi ke-62, Disperindag Sulteng juga memanfaatkan ajang Sulteng Nambaso Expo sebagai sarana edukasi dan promosi produk lokal. Kehadiran booth khusus Disperindag dan Dekranasda bertujuan untuk menggeliatkan roda ekonomi kreatif di tengah masyarakat.
“Kami ikut serta dalam pameran Sulteng Nambaso Expo melalui booth Disperindag dan juga melalui kegiatan Dekranasda,” ucapnya.
Pemerintah daerah optimis bahwa sinergi pengawasan pasar dan pemberdayaan industri akan mampu menjaga angka inflasi tetap berada pada level yang stabil. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Insya Allah harga tidak ada lonjakan yang berarti sehingga inflasi daerah tetap terjaga dan terkontrol dengan baik,” ucap Richard.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....