Cegah Pembajakan Karya Dosen, LLDIKTI XVI dan Kemenkum Sulteng Perkuat Sentra KI
- 08 Apr 2026 17:43 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menyelenggarakan Sosialisasi Perlindungan Kekayaan Intelektual melalui Sentra KI, Rabu 8 April 2026. Langkah ini dilaukan sebagai meningkatkan kesadaran dan pemahaman dosen terhadap pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) terus diperkuat.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, yang menekankan pentingnya perlindungan karya akademik di tengah pesatnya perkembangan inovasi dan teknologi.
“Perguruan tinggi merupakan pusat lahirnya inovasi. Oleh karena itu, setiap karya dosen harus dilindungi agar tidak mudah dibajak dan dapat memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Sulteng, I Putu Dharmayasa, selaku narasumber menjelaskan bahwa ruang lingkup KI sangat luas, mencakup hak cipta, merek, paten, hingga desain industri. Ia menegaskan bahwa perlindungan seperti hak cipta memberikan hak moral dan hak ekonomi secara otomatis bagi penciptanya segera setelah karya tersebut dipublikasikan.
“Hak cipta, misalnya, memberikan perlindungan otomatis setelah karya dipublikasikan, lengkap dengan hak moral dan hak ekonomi bagi penciptanya,” ucap I Putu Dharmayasa.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan bahwa penguatan Sentra KI di perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem inovasi daerah. Ia juga memastikan kesiapan Kanwil Kemenkum Sulteng dalam memberikan pendampingan penuh kepada perguruan tinggi dalam proses pendaftaran dan pengelolaan KI.
“Jika karya dosen terlindungi dengan baik, maka akan lahir inovasi yang tidak hanya bermanfaat secara akademik, tetapi juga bernilai ekonomi dan mampu mendorong pertumbuhan daerah,” ucap Rakhmat dalam keteranganya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....