Disdikpora Donggala Fokus Tingkatkan Literasi dan Numerasi Siswa
- 25 Mar 2026 07:27 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala menyebut akan fokus meningkatkan kemampuan literasi dan numerisasi peserta didik pada satuan pendidikan di daerah ini.
Kepala Disdikpora Kabupaten Donggala Ansyar Sutiadi mengatakan, langkah itu diambil guna menunjang indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Kabupaten Donggala yang saat ini telah menunjukkan tren positif.
"Alhamdulillah rapor pendidikan kita, SPM kita sekarang peringkat delapan dari sebelumnya 13 (se-Sulawesi Tengah), artinya numerisasi anak-anak (peserta didik) sudah bagus, literasinya juga. Intinya iklim di sekolah sudah membaik," ujar dia kepada awak media di Donggala, pada Selasa, 24 Maret 2026.
Dia bilang salah satu upaya pihaknya dalam meningkatkan literasi peserta didik dengan mengaktifkan kembali seluruh perpustakaan desa dan taman baca masyarakat (TBM) di daerah ini.
"Jadi memang sudah ada 24 perpustakaan desa dan taman baca masyarakat menerima bantuan buku-buku dari Perpustakaan Nasional yang bertujuan bisa meningkatkan minat dan kegemaran membaca masyarakat," ucapnya.
Ia menyebutkan masing-masing perpustakaan desa itu menerima 1.000 eksemplar buku dengan judul yang berbeda-beda.
Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak positif terhadap peserta didik, tetapi juga bagi masyarakat di Kabupaten Donggala.
Dia menambahkan, selain fokus pada peningkatan literasi dan numerisasi, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah program guna meningkatkan capaian SPM. Salah satunya yaitu melalui penguatan validitas Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di seluruh sekolah.
Menurut dia, Dapodik menjadi pendataan utama yang terintegrasi langsung dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan menjadi acuan dalam perencanaan pelbagai program peningkatan mutu pendidikan.
Selain itu, Disdikpora juga akan melakukan asesnmen terhadap tenaga pendidik hingga kepala sekolah guna mengukur kompetensi serta memastikan kualitas kepemimpinan di setiap satuan pendidikan.
Di samping itu, Ansyar menambahkan, Disdikpora juga akan melakukan pemerataan distribusi tenaga pendidik. Hal ini mengingat masih banyak guru yang mengajar jauh dari tempat tinggalnya sehingga dinilai berdampak pada efektivitas proses pembelajaran.
"Keempat itu adalah digitalisasi pendidikan mulai dari kepegawaian hingga pembelajaran. Nantinya kita tidak mau lagi ada guru yang jauh contohnya dari Sojol Utara memakan waktu enam jam ke Banwa mengurus berkas. Untung-untung kalau langsung dilayani, kalau yang mengurus ada kendala misalnya, kan dia harus menginap lagi, jadi ada waktu yang rugi," tuturnya.
Diketahui, untuk capaian SPM Pendidikan Kabupaten Donggala Tahun 2025 yaitu mencapai 63,58 dengan kategori Tuntas Muda. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 4,02 poin dibandingkan tahun 2024 yang hanya berada di 59,56 dengan kategori Belum Tuntas dan harus menempati posisi ke-13 di Sulawesi Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....