Harga sayur mayur mengalami kenaikan di kota palu

  • 07 Mar 2026 10:22 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Harga sayur mayur yang dijual oleh para pedagang kaki lima di seputaran wilayah Lasoani, Kota Palu, mengalami variasi harga dan sebagian di antaranya mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terlihat dari sejumlah lapak pedagang yang menjajakan berbagai jenis sayuran dengan harga yang berbeda-beda tergantung jenis dan ketersediaan barang di pasaran.

Beberapa jenis sayuran yang mengalami kenaikan harga di antaranya kol yang saat ini dijual dengan harga sekitar Rp10 ribu per biji. Sementara itu, labu siam dijual Rp5 ribu untuk dua buah. Selain itu, sayur paria juga dijual dengan harga yang sama, yakni Rp5 ribu untuk dua buah.

Salah satu pedagang sayur di kawasan Lasoani, Afira, mengatakan harga sayur saat ini cenderung bervariasi karena dipengaruhi pasokan dari para pemasok yang datang dari luar Kota Palu. Jika pasokan berkurang, maka harga di tingkat pedagang juga ikut mengalami kenaikan.

Afira mengungkapkan, meskipun ada beberapa jenis sayur yang mengalami kenaikan harga, namun pembeli masih tetap datang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, masyarakat tetap membeli sayur meskipun jumlahnya terkadang disesuaikan dengan kebutuhan.

“Kalau sekarang harga sayur memang agak naik. Kol misalnya sekarang Rp10 ribu per biji, labu siam dua buah Rp5 ribu, begitu juga paria dua buah Rp5 ribu. Tapi pembeli masih tetap ada yang datang,” ujar Afira.

Ia menambahkan, kenaikan harga biasanya terjadi karena faktor distribusi serta kondisi cuaca yang memengaruhi hasil panen para petani. Ketika hasil panen berkurang atau pengiriman sayur terlambat, maka harga di tingkat pedagang otomatis ikut menyesuaikan.

Para pedagang berharap pasokan sayuran dapat kembali stabil sehingga harga di pasaran juga dapat kembali normal. Dengan begitu, masyarakat dapat membeli kebutuhan sayur mayur dengan harga yang lebih terjangkau, sementara para pedagang juga tetap dapat menjalankan usahanya dengan baik. (WRN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....