BPOM Palu Belum Menemukan Olahan Pangan Terkontaminasi Zat Berbahaya

  • 02 Mar 2026 14:38 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Keamanan pangan menjadi salah satu prioritas yang perlu diwujudkan, karena itu pengawasan menjadi kegiatan penting yang harus dilakukan, mengingat aktivitas penjualan pangan olahan dipastikan mengalami peningkatan khususnya di hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palu, Mardianto dalam dialog Palu Menyapa di RRI Palu, Senin 2 Maret 2026 pagi di Palu mengatakan, dalam melakukan pengawasan pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak khususnya pemerintah daerah terutama terhadap olahan pangan khususnya di hari besar keagamaan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan produk pangan yang dijual masyarakat aman dikonsumsi. Mardianto berharap kegiatan yang sama juga dilakukan di Kabupaten Kota di Sulawesi Tengah melalui tim pembinaan dan pengawasan olahan pangan yang terdapat di daerah masing-masingh.

“Saya mengharapkan pengawasan pangan ini juga dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kota di Sulawesi Tengah melalui tim pembinaan dan pengawasan olahan pangan,” harap Mardianto.

Mardianto menambahkan, berdasarkan data BPOM Palu, hasil dari pengawasan yang dilakukan, pihaknya belum menemukan makanan olahan yang terindikasi menggunakan bahan kimia berbahaya sebagai tambahan dalam olahan pangan.

Jika ada masyarakat yang menemukan olahan pangan atau takjil terindikasi menggunakan tambahan bahan kimia berbahaya dapat menghunungi atau melaporkan ke hot line (0451) 428738 atau melalui Halo BPOM di nomor 1500533.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....