BKMT Sulteng Perkuat Peran Majelis Taklim Daerah

  • 26 Feb 2026 20:59 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat peran majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat di daerah. Penguatan ini difokuskan pada konsolidasi kelembagaan, penyusunan program kerja terarah, serta penguatan koordinasi hingga tingkat kabupaten dan kecamatan.

BKMT Sulteng hadir sebagai wadah yang mengoordinasikan seluruh majelis taklim di wilayah provinsi, dengan struktur kepengurusan berjenjang dari pusat, wilayah, hingga daerah. Melalui koordinasi tersebut, program pembinaan diharapkan dapat berjalan lebih sistematis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ketua BKMT Sulteng, Dr. Hj. Surni Kadir M.Pd.I dalam acara Ngobras bersama Pro 1 RRI Palu menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026–2031 mengusung visi menjadikan BKMT sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan majelis taklim yang religius dan berbudaya. Visi ini juga mengedepankan nilai kearifan lokal sebagai landasan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, inklusif, dan bermartabat.

Ia menjelaskan bahwa visi tersebut dijabarkan dalam program kerja yang tersebar pada 10 bidang utama dan satu bidang otonom, meliputi bidang pendidikan dan pelatihan, dakwah, organisasi dan kelembagaan, serta kerja sama.

"Setiap bidang akan menyusun program yang disesuaikan dengan kondisi wilayah agar pelaksanaannya lebih efektif dan berkelanjutan sesuai," ujar ketua BKMT Sulteng.

Sekretaris BKMT Sulteng, Dr. Andi Anira, M.Pd yang hadir sebagai narasumber di acara Ngobras menambahkan bahwa salah satu fokus utama adalah peningkatan kapasitas majelis taklim melalui pelatihan manajemen organisasi dan penguatan sumber daya manusia. Program ini diharapkan mampu mendorong majelis taklim menjadi organisasi yang tertata, aktif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Selain itu, BKMT Sulteng juga mendorong pengembangan dakwah moderat yang humanis dan kontekstual, termasuk melalui pemanfaatan media digital. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjangkau generasi muda serta menyesuaikan metode dakwah dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Dengan jumlah pengurus yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, pendidik, hingga tokoh masyarakat, BKMT Sulteng optimistis mampu menjalankan program secara kolaboratif. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta seluruh majelis taklim, organisasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membina umat, menguatkan keluarga, dan mendorong pembangunan spiritual masyarakat di Sulawesi Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....