Pemkot Palu Dukung Upaya Penguatan Konektivitas Internasional
- 12 Feb 2026 18:49 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wali Kota Palu diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Usman, menghadiri Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Pre-Launching Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri yang berlangsung di Sriti Convention Hall, Kamis, 12 Februari 2026.
Kehadiran Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Kota Palu terhadap upaya penguatan konektivitas internasional. Selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Capt. M. Mauludin, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menegaskan pentingnya keseriusan dan kekompakan seluruh pihak dalam menjaga status Bandara Mutiara Sis Aljufri sebagai bandara internasional.
Menurutnya, salah satu kunci utama dalam mempertahankan status tersebut adalah tingkat keterisian penumpang pada rute internasional yang harus tetap terjaga secara konsisten dan optimal. Kegiatan ini sekaligus menandai berbagai persiapan menjelang penerbangan perdana rute internasional Palu – Guangzhou (Tiongkok) yang dijadwalkan mulai beroperasi pada April 2026 mendatang.
“Kita harus bekerjasama, bersinergi, dan berkolaborasi supaya penerbangan ini bisa full (penuh) terus,” ucap Wagub Sulteng.
Ia juga menilai, penetapan status bandara internasional merupakan tonggak sejarah penting bagi Sulawesi Tengah yang menandai peningkatan posisi daerah di tingkat global. Dengan terbukanya akses penerbangan internasional tersebut, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing, memperluas pemasaran produk unggulan, serta menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Sulawesi Tengah.
“Pre-launching ini menandai komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah. Kita membuka akses Sulawesi Tengah ke jaringan transportasi global,” ucapnya.
Melalui forum FGD tersebut, Wakil Gubernur berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, otoritas bandara, maupun pelaku usaha khususnya sektor pariwisata, dapat merumuskan strategi terbaik. Fokus utama yang perlu diperhatikan meliputi peningkatan kualitas pelayanan, kesiapan sumber daya manusia, serta promosi pariwisata secara masif dan berkelanjutan.
“Mari jadikan momentum ini sebagai langkah awal membawa Sulawesi Tengah lebih terbuka, lebih terhubung, dan lebih dikenal dunia tanpa meninggalkan kearifan lokal kita,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....