Kakanwil Kemenag Sulteng Kukuhkan APRI dan Luncurkan Inovasi
- 11 Feb 2026 14:58 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Luwuk - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin, melakukan kunjungan kerja perdana ke Kabupaten Banggai, Rabu 11 Februari 2026. Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan silaturahmi bersama unsur pemerintah daerah, pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), pengukuhan pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Banggai, serta peluncuran inovasi digital pendampingan keluarga sakinah.
Kegiatan yang dipusatkan di MTs Negeri 1 Banggai di Luwuk ini dihadiri Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan keagamaan, serta ratusan ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banggai.
Pengukuhan Pengurus Cabang APRI Kabupaten Banggai masa bakti 2026–2030 dilakukan oleh Ketua Pengurus Wilayah APRI Sulawesi Tengah, Isram Said Lolo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa APRI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi penghulu sekaligus menjadi penghubung antara penghulu dan pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, diluncurkan Program Inovasi Pendampingan Keluarga Sakinah Banggai Berdampak berbasis digital. Program tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Banggai didampingi Kakanwil Kemenag Sulteng sebagai bagian dari upaya transformasi digital layanan keagamaan.
Kepala Kantor Kemenag Banggai, H. Suardi Kanjai, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Banggai, termasuk bantuan fasilitas madrasah serta hibah gedung Kantor Kemenag di Bukit Halimun. Ia juga menyoroti sinergi program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an melalui gerakan Banggai Mengaji.
Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama terus diperkuat, khususnya dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
Dalam pembinaan ASN, Kakanwil Kemenag Sulteng menekankan pentingnya konsolidasi internal serta peningkatan disiplin dan integritas ASN sebagai pelayan umat.
Ia juga memaparkan delapan fokus program prioritas Kementerian Agama, di antaranya penguatan kerukunan umat, layanan keagamaan berdampak, pendidikan unggul dan terintegrasi, pemberdayaan pesantren dan ekonomi umat, serta digitalisasi tata kelola.
Kakanwil menegaskan, keberhasilan program diukur dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan, sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....