Kanwil Kemenkum Sulteng Buka Magang Nasional bagi Lulusan Baru

  • 16 Jul 2026 06:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) kembali membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi dan pengalaman kerja. Kesempatan tersebut dibuka melalui Program Pemagangan Nasional Batch 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui platform MagangHub.

Program ini menjadi peluang bagi lulusan Diploma (D3) dan Sarjana (S1) atau fresh graduate untuk memperoleh pengalaman kerja profesional di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulteng. Dengan pengalaman yang didapatkan, para lulusan baru diharapkan dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja.

“Program pemagangan bukan hanya menjadi sarana belajar di dunia kerja, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kompetensi, etos kerja, dan jejaring profesional. Kami mengundang putra-putri terbaik Sulawesi Tengah untuk bergabung dan berkontribusi bersama Kanwil Kemenkum Sulteng,” ujar Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam keterangannya.

Melalui prigram ini, peserta berkesempatan mengembangkan kompetensi profesional sekaligus meraih sertifikasi resmi. Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi uang saku bulanan setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Di Kanwil Kemenkum Sulteng, program pemagangan dibuka untuk beberapa kebutuhan jabatan, yakni Pranata Hubungan Masyarakat, Pranata Komputer, Analis Pengelolaan Keuangan APBN, Analis Hukum, Analis Kekayaan Intelektual, serta Penyuluh Hukum. Peserta akan memperoleh kesempatan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pelayanan publik, administrasi pemerintahan, komunikasi publik, hingga pelayanan hukum kepada masyarakat.

Tahapan seleksi telah dijadwalkan, yaitu pendaftaran peserta pada 15–28 Juli 2026 danseleksi oleh penyelenggara pada 29 Juli–5 Agustus 2026. Sementara itu pengumuman berlangsung pada 7 Agustus 2026 dan pelaksanaan hari pertama magang pada 10 Agustus 2026.

“Kami mengimbau seluruh calon peserta agar hanya melakukan pendaftaran melalui kanal resmi. Seluruh proses pendaftaran hingga seleksi merupakan kewenangan penuh Kementerian Ketenagakerjaan, tidak dipungut biaya, serta masyarakat diminta mewaspadai segala bentuk penipuan maupun oknum yang menjanjikan kelulusan,” ucapnya.

Program Pemagangan Nasional merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja melalui pengalaman kerja nyata. Memasuki tahun 2026, pemerintah memperluas daya tampung menjadi 150 ribu peserta diiringi penguatan kualitas pembimbing dan perluasan kemitraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....