Stok Terbatas, Harga Bahan Dapur di Palu Merangkak Naik

  • 10 Feb 2026 14:42 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan dinilai tidak hanya disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat, tetapi juga dipicu oleh berkurangnya pasokan bahan pangan di tingkat lokal. Salah satu faktor utama adalah distribusi bahan pangan ke luar daerah yang dilakukan para pemasok  karena harga jual yang lebih tinggi. 

Staf Unit Pelaksana Tugas-UPT Pasar Masomba Kota Palu Sumantri menjelaskan,  lonjakan harga pada momentum Ramadan merupakan fenomena rutin yang terjadi setiap tahun. Berdasarkan pemantauan di Pasar Masomba, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional tidak mengalami peningkatan signifikan, namun sejumlah harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. 

"Bahan dapur seperti cabai mengalami kenaikan harga, dari Rp 30.000 per kilogram, sekarang sudah sampai Rp 55.000 per kilogramnya, adapun harga tomat bervariasi, dari Rp 7.000 sampai Rp 10.000, tergantung kualitasnya," ujar Sumatri saat ditemui di Pasar Masomba, Senin 9 Januari 2026.  

Baca Juga: Pemkot Palu Perkuat Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Puasa

Ia menambahkan penurunan pasokan yang memicu kenaikan harga terjadi pada komoditas pangan seperti cabai, tomat,  dan hasil pertanian lainnya. Banyak pemasok memilih mendistribusikan hasil panen ke luar daerah, karena harga yang ditawarkan lebih tinggi dibandingkan pasar lokal. 

"Salah satu yang menyebabkan kenaikan harga juga banyaknya permintaan dan pengiriman ke luar daerah," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....