Wagub Sulteng Pimpin Rakor Pembukaan PPDS FK Untad
- 10 Feb 2026 11:57 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pembukaan dan penerimaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tadulako (Untad). Rakor tersebut berlangsung di ruang kerja Wagub Sulteng, Senin, 9 Februari 2026.
Pertemuan itu juga diikuti Rektor Untad, Dekan Fakultas Kesehatan Untad, dan Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Hasannuddin secara daring. Hadir pula, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng serta perwakilan kabupaten kota se-Sulteng.
Wagub menyatakan, Pemprov mendukung penuh pembukaan tiga program dokter spesialis, yaitu Bedah, Penyakit Dalam, serta Obstetri dan Ginekologi. FK Untad akan mengelola program tersebut, bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin.
"Kami mengapresiasi Rektor Untad, Dekan FK, dan seluruh pihak yang telah mengupayakan pendirian PPDS ini," kata Reny.
Ia menyebut, ini merupakan salah satu langkah strategis dalam peningkatan layanan kesehatan di Sulteng. Wagub pun menegaskan, siap mendukung dari sisi sarana prasarana serta anggaran, baik oleh fakultas dan rumah sakit pendidikan.
"Semuanya akan terus dibenahi, demi mempercepat proses akreditas dalam mendukung PPDS dengan baik," ucapnya.
Terkait pembiayaan, Wagub mengungkapkan, Pemprov Sulteng memiliki program beasiswa lewat Berani Cerdas yang telah berjalan sebelumnya. Termasuk, kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Hasanuddin.
"Skemanya akan dibahas lebih lanjut agar efektif dan tepat sasaran, termasuk pembatasan masa studi, sehingga anggaran tetap terkontrol," ujar Reny.
Selain itu Wagub juga menegaskan, pembukaan PPDS ini penting dalam menjawab permasalahan kekurangan dokter spesialis di Sulteng. Ia mengatakan, pemenuhan dokter spesialis harus menjawab kebutuhan daerah terutama di wilayah Terdepan, Terluar, dan tertinggal (3T).
"Karena itu, seleksi peserta tidak hanya pada nilai akademik, namun juga komitmennya pada pengabdian di daerah asal," tuturnya.
Pembukaan PPDS FK Untad diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian Sulawesi Tengah dalam mencetak dokter spesialis. Sekaligus, memperluas akses dan kualitas layanan kesehatan hingga menjangkau pelosok daerah. (KA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....