Ketua DPRD Palu Siap Kawal Permasalahan Lahan Tondo

  • 07 Feb 2026 15:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Permasalahan Hak Guna Bangunan yang sampai saat ini belum teratasi, menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat Kelurahan Tondo Ngapa.  Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Kota Palu Rico AT Djanggola, dalam agenda Penjaringan Aspirasi (Reses) Caturwulan III Masa Persidangan Tahun 2025. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat sekitar Kelurahan Tondo Ngapa. Selain itu, beberapa perwakilan dinas juga dihadirkan, untuk menindaklanjuti aspirasi yang dapat segera diselesaikan. 

Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Tondo Ngapa Mustika Sari menyebut, hingga saat ini kejelasan sisa lahan yang telah dijanjikan PT Lembah Palu Ngata belum mendapat titik terang. Dengan kondisi yang saat ini dihadapi, Mustika mengajak untuk mengadakan dialog terbuka dengan masyarakat. 

"Kami mengundang Pak Rico sebagai Ketua DPRD Kota Palu untuk mengadakan dialog terbuka di lahan yang telah kami olah," ujar Mustika.

Baca Juga: Penanganan Sampah Pesisir di Kota Palu Perlu Kolaborasi

Selain sengketa lahan, masalah lain yang dihadapi oleh masyarakat Tondo Ngapa adalah pembangunan Guest House di pesisir pantai. Mustika mengungkapkan berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk melakukan aduan ke layanan pengaduan pemerintah. 

"Kami sudah melaporkan di aplikasi Lapor Pak Wali. Meski sudah ditindaklanjuti, tetapi pondasi tetap akan dibangun di pesisir," ucapnya. 

Merespon hal tersebut, , Rico menyatakan kesiapannya untuk berdiskusi lebih mendalam sekaligus mengawal masalah ini melalui mekanisme Rapat Dengar Pendapat (RDP). Ia meminta warga segera bersurat agar DPRD dapat memanggil pihak-pihak terkait, termasuk pihak perusahaan dan instansi berwenang.

Baca Juga: Tradisi No Arua Perkuat Kebersamaan Warga Tondo Ngapa

"Saya menyambut dengan tangan terbuka untuk diskusi maupun RDP, apabila masayarakat ada keinginan untuk itu, silahkan masukkan suratnya di DPRD Kota Palu, kami akan mengawal dan memanggil pihak-pihak terkait agar diskusinya lebih terbuka," tutur Rico.  

Selain isu lahan, Rico juga menampung aspirasi terkait infrastruktur, kesehatan, penanganan stunting, hingga bantuan untuk nelayan dan kelompok tani. Beberapa Dinas terkait yang hadir langsung mencatat keluhan warga agar bisa segera ditangani. 

"Untuk permasalahan yang bisa kita selesaikan, akan langsung dijawab dan ditindaklanjuti melalui perwakilan Dinas yang hadir," kata Rico.

Rico juga mengapresiasi keaktifan masyarakat Tondo Ngapa dalam menyuarakan kebutuhan wilayah mereka. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting agar program pemerintah tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan lapangan. 

"Alhamdulillah di reses hari ini saya mendapat banyak aspirasi dan masukan dari masyarakat," ucap Rico. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....