BPBD Parimo Tambah Dukungan Armada Karhutla

  • 03 Feb 2026 14:20 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parimo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong terus siaga menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang melanda Desa Avolua, Minggu 1 Februari 2026. Berbagai langkah penanganan telah dilakukan, salah satunya melalui koordinasi lintas sektor.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong Muhammad Rifai menyebut, saat ini tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari 34 orang. Tim tersebut berasal dari BPBD Parigi Moutong, Pemadam Kebakaran Parigi Moutong, dan Tim Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sulawesi.

"Kami berangaktkan 14 personel, 15 orang dari Damkar, dan Tim Manggala Agni ada 5 orang," ujar Rifai saat dikonfirmasi melalui telepon pada Selasa, 3 Februari 2026. 

Ia menambahkan, untuk mempercepat penanganan karhutla, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi di tingkat daerah dan provinsi. Koordinasi tersebut difokuskan pada penguatan sarana dan prasarana pendukung di lapangan.

Baca Juga: Puluhan Hektar Lahan Desa Avolua Parimo Sulteng Terbakar

Menurut Rifai, BPBD Parigi Moutong membutuhkan dukungan armada berupa mobil tangki air dan mobil pemadam. Dukungan tersebut diperlukan untuk mempercepat proses pemadaman di lokasi kebakaran.

"Kami telah berkomunikasi untuk penambahan armada seperti mobil tangki air dan mobil pemadam," ucapnya. 

Untuk mempermudah mobilisasi personel dan menjangkau dua lokasi terdampak karhutla, BPBD Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah mendirikan Posko penanganan di Desa Telawa. Pemilihan lokasi posko didasarkan pada pertimbangan akses dan kondisi lapangan.

Selain itu, BPBD Parigi Moutong bersama tim gabungan akan melakukan asesmen lanjutan. Langkah ini dilakukan untuk meninjau kondisi terkini serta perkembangan titik api di lokasi kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....