BPBD Parimo Buat Biopori guna Cegah Genangan Air dan Kelola Sampah

  • 16 Jul 2026 06:10 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parimo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong telah membuat enam lubang biopori di lingkungan kantor BPBD, Rabu 15 Juli 2026. Langkah ini dilambil sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, dalam keterangannya menjelaskan bahwa enam lubang biopori tersebut dibuat dengan ukuran 1 x 1 meter pada titik-titik yang telah ditentukan di area kantor. Pembuatan lubang biopori bertujuan untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah dan mengurangi genangan air saat hujan.

"Lubang Biopori ini dapat digunakan untuk pemanfaatan sampah organik menjadi kompos secara alami," ucap Rivai.

Melalui kegiatan ini, ia juga mengajak seluruh pejabat dan staf untuk semakin peduli terhadap pengelolaan sampah organik. Sampah seperti daun kering dan sisa makanan, ujarnya, dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengisi lubang biopori.

"Kami berharap pengelolaan sampah ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang," tambahnya.

Langkah sederhana ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata penerapan budaya peduli lingkungan di lingkungan kerja. Selain itu, program ini tersebut juga diproyeksikan mampu mendukung penguatan upaya mitigasi bencana daerah.

Upaya ini difokuskan untuk mekenan risiko genangan dan banjir saat curah hujan tinggi melanda. Langkah in dinilai penting di tengah berkurangnya daya resap tanah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....