Gerakan Tanam Cabai Rawit Dorong Ketahanan Pangan Donggala

  • 20 Okt 2025 07:17 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) menggelar Gerakan Tanam Cabai Rawit (GERTAM) di Desa Batusuya Goo, Kecamatan Sindue Tombusabora, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung upaya pengendalian inflasi, khususnya komoditas cabai rawit yang kerap memicu kenaikan harga pangan.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Kabupaten Donggala, Kisman, menyampaikan bahwa kegiatan GERTAM merupakan bagian dari program penguatan ketahanan pangan di daerah.

“Hortikultura membawahi seluruh jenis sayuran dan buah-buahan, mulai dari cabai, tomat, hingga durian, alpukat, mangga, salak, dan pisang. Melalui gerakan tanam cabai ini, kami berharap bisa membantu menekan inflasi serta mendorong masyarakat untuk menanam di pekarangan rumah,” jelas Kisman.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menanam cabai secara mandiri menjadi langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pasokan di pasar, sekaligus mendukung gerakan nasional pengendalian inflasi yang dicanangkan pemerintah pusat.

Dalam sambutannya Bupati Donggala, Vera Elena Laruni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan kelautan sebagai potensi utama Kabupaten Donggala.

“Kami ini punya lahan pertanian dan perikanan yang luas. Saat berdiskusi dengan Pak Menteri, saya langsung menyampaikan beberapa kebutuhan daerah, mulai dari benih jagung, padi, hingga bibit cokelat. Alhamdulillah, tahun depan Donggala akan mendapatkan lima juta pohon cokelat,” ujar Vera.

Bupati Donggala menambahkan bahwa pemerintah pusat telah memberikan sejumlah rekomendasi strategis bagi Kabupaten Donggala. Salah satunya terkait peningkatan fasilitas publik dan dukungan pembangunan infrastruktur pertanian.

“Hari itu kami menerima empat rekomendasi sekaligus dari pemerintah pusat, termasuk rencana peningkatan Tambuk dari tipe D menjadi tipe C. Alhamdulillah, Pak Menko Kesehatan langsung memberikan surat rekomendasi melalui Kementerian PUPR agar pembangunannya dapat dimulai tahun 2026,” tambahnya.

Kegiatan tanam cabai ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, kelompok tani, dan masyarakat Desa Batusuya Goo. Selain penanaman perdana cabai rawit, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi pemanfaatan pekarangan produktif dan penyerahan benih hortikultura.

Dengan adanya gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Donggala berharap masyarakat dapat semakin aktif berpartisipasi dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan angka inflasi, khususnya dari komoditas hortikultura. (Adinda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....