Doko-doko Ubi Kayu, Jajanan Tradisional yang Bikin Nagih

  • 01 Feb 2026 14:37 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Doko-doko merupakan jajanan tradisional yang masih digemari hingga kini. Di sejumlah daerah, makanan ini juga dikenal dengan nama lemet yang dibuat menggunakan ubi kayu parut dengan olahan secara tradisional.

Ubi kayu yang telah diparut kemudian dicampur dengan gula merah untuk menghasilkan cita rasa manis alami yang khas. Proses pengolahan sederhana inilah yang membuat doko-doko terasa otentik.

Setelah dicampur, adonan dibungkus menggunakan daun pisang untuk memberikan aroma harum saat dikukus. Aroma ini menjadi salah satu daya tarik utama doko-doko.

Tekstur doko-doko yang lembut dan legit membuat siapa pun mudah menyukainya. Rasa manisnya tidak berlebihan dan pas di lidah, sehingga jajanan ini kerap membuat orang-orang ingin memakannya lagi.

Doko-doko sering disajikan sebagai camilan keluarga atau hidangan saat acara adat yang menjadi simbol kebersamaan dan tradisi. Banyak warga mengenang jajanan ini sebagai bagian dari masa kecil.

Selain rasanya yang lezat, doko-doko juga memiliki nilai budaya yang kuat karena resepnya diwariskan dari generasi ke generasi. Hal ini membuat doko-doko tetap lestari di tengah gempuran makanan modern.

Doko-doko ubi kayu menjadi bukti jajanan tradisional tak lekang oleh waktu, dengan kesederhanaan bahan yang berpadu bersama rasa otentik. Inilah yang membuat doko-doko tetap bikin nagih hingga sekarang. (NP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....