Polresta Palu Akan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Insiden Penembakan Jukir
- 29 Agt 2026 05:09 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu menyatakan akan menanggung biaya pengobatan MA, warga yang menjadi korban dalam insiden penembakan juru parkir di Jalan Tombolotutu, Kota Palu, pada Kamis, 27 Agustus 2026.
“Biaya perawatan nanti kita pihak kepolisian mungkin menanggung semuanya,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Palu Ajun Komisaris Polisi Ismail Boby kepada wartawan di Palu, Jumat, 28 Agustus 2026.
MA diketahui menjadi korban dalam insiden yang melibatkan seorang anggota kepolisian berinisial AA. MA mengalami luka akibat serpihan proyektil dan telah menjalani tindakan operasi di Rumah Sakit Tingkat III dr. Shindu Trisno, Palu.
“Untuk MA masih dilakukan perawatan. Untuk oknum inisial AA masih dirawat dan belum bisa memberikan keterangan,” ujar Ismail.
Sementara itu, saudara korban, Idam, mengatakan bahwa kondisi MA saat ini berangsur membaik usai menjalani operasi yang berlangsung sekitar dua jam. Meski begitu, MA disebut masih merasakan nyeri dan harus menjalani pemulihan akibat luka yang dialaminya.
“Alhamdulillah baik cuma memang sejak kejadian itu nyeri kan karena mungkin masih ada (serpihan) proyektil di sini (lehernya),” kata Idam.
Idam menuturkan, saat insiden terjadi, MA berada di dalam booth tempat usahanya. MA awalnya mendengar suara keras seperti suara ban meletus.
Karena suara tersebut terdengar berulang, MA kemudian mengintip dari tempatnya dan melihat seseorang memegang senjata api. MA kemudian merunduk untuk menghindari situasi tersebut.
“Begitu dia ngintip dilihat memang ada ini kan pistol. Karena dia lihat pistol akhirnya dia merunduk,” ujar Idam.
Setelah suara tembakan berhenti, MA baru menyadari adanya darah pada bagian tubuhnya. Dalam kondisi panik, ia kemudian menuju apotek yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian untuk meminta pertolongan.
Sesampainya di sana, pegawai apotek kemudian membantu membawa MA ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Saat tiba di rumah sakit, MA disebut masih dalam kondisi sadar.
“Artinya siapa pun mungkin yang terlibat agar membantu penanganan adik saya, bagaimana pertanggungjawabannya," ujarnya.
Adapun saat ini, Polresta Palu masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian insiden tersebut, termasuk penggunaan senjata api dan kondisi yang menyebabkan MA menjadi korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....