Diduga Terjadi Penembakan Jukir Liar di Tombolotutu Palu, Polisi Masih Selidiki

  • 28 Agt 2026 05:00 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Seorang juru parkir (jukir) liar berinisial D diduga menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) setelah terlibat perkelahian di depan salah satu toko ritel di Jalan Tombolotutu, Kota Palu, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.44 WITA.

Dugaan penembakan tersebut berdasarkan keterangan warga yang mengaku melihat langsung perkelahian antara korban dengan seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Saksi mata, Ferlin, mengatakan dirinya melihat kedua orang tersebut terlibat adu jotos sebelum terdengar suara seperti tembakan.

“Iya, Saya lihat kejadiannya pas mereka adu jotos. Saya tidak bisa melerai karena yang satu pakai senjata, yang satu pakai barang tajam,” kata Ferlin.

Melihat insiden itu, dirinya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban. Saat itu, korban disebut telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Saya lapor orang tuanya. Saya kemari sudah dibawa ke rumah sakit itu korbannya itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail Boby yang berada di tempat kejadian membenarkan telah terjadi perselisihan antara seorang jukir liar dengan seseorang yang belum diketahui identitasnya di area parkir toko ritel.

“Tukang parkir dengan orang yang tidak dikenal lagi selisih paham dan mengakibatkan perkelahihan,” kata Ismail.

Meski demikian, Ismail mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi dan fakta sebenarnya terkait peristiwa tersebut.

“Jadi untuk sementara kami belum bisa menyimpulkan terkait apakah ada penembakan atau tidak. Yang jelas korban kedua-duanya masih dilakukan perawatan intensif,” ujarnya.

Terkait informasi yang menyebut orang yang terlibat perkelahian merupakan anggota kepolisian, Ismail mengatakan pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut.

“Kalau masalah anggota atau apa, saya belum bisa memastikan. Karena kita masih Proses penyelidikan,” tuturnya.

Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Pengecekan CCTV kami sudah melakukan pengecekan. Hasilnya kami belum bisa menyimpulkan. Nanti mungkin pada saat kami sudah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti, nanti kami akan sampaikan kembali,” kata Ismail.

Menurutnya, sejumlah rekaman CCTV telah diamankan, termasuk dari toko ritel dan tempat usaha lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan rangkaian peristiwa, termasuk dugaan penggunaan senjata dalam kejadian tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....