Harga Bahan Baku Naik, Gendhis Berusaha Pertahankan Produk Tetap Terjangkau
- 17 Agt 2026 16:29 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kenaikan harga bahan baku menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha makanan dan minuman. Kondisi tersebut juga dirasakan Gendhis dalam menjaga keseimbangan antara harga jual, kualitas bahan, dan daya beli konsumen.
Pemilik Gendhis, Mila M. Yamin, mengatakan kenaikan harga bahan kue dan kemasan membuat pelaku usaha harus lebih cermat dalam menentukan harga produk. Di sisi lain, pelaku UMKM tetap dituntut mempertahankan kualitas agar pelanggan tidak beralih.
"Tantangan paling berat itu bagaimana caranya kita tetap bertahan, orang tetap mau beli, harganya tetap affordable, rasanya tetap enak, dan kualitasnya premium," ujar Mila dalam Program Santai Siang PRO 2 Palu.
Mila menjelaskan, ketika pertama kali berjualan pada 2024, harga soft cookies Gendhis dibanderol sekitar Rp10 ribu per buah. Saat itu, harga bahan dan kemasan masih lebih terjangkau dibandingkan kondisi saat ini.
Pada 2026, harga soft cookies Gendhis mulai dari Rp15 ribu setelah dilakukan pengembangan resep dan peningkatan kualitas bahan. Gendhis juga menawarkan harga bundling bagi konsumen yang membeli lebih dari satu produk.
Selain menjaga harga, Gendhis menerapkan sistem bake by order. Produk dibuat setelah pesanan masuk sehingga konsumen perlu menunggu sekitar 20 hingga 30 menit untuk soft cookies, sementara produk tertentu membutuhkan waktu lebih lama.
Menurutnya, sistem tersebut membuat produk tetap fresh ketika diterima konsumen. Gendhis juga bekerja sama dengan beberapa kafe sehingga produknya dapat ditemukan melalui titik penjualan tertentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....