Camilan Kerupuk Kian Menjamur di Kota Palu
- 06 Agt 2026 13:51 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti camilan terus berkembang di Kota Palu. Berbagai produk kerupuk dengan aneka varian rasa kini semakin mudah ditemukan, baik di pusat keramaian maupun kegiatan Car Free Day (CFD). Selain memiliki cita rasa yang beragam, camilan tersebut juga dibanderol dengan harga yang terjangkau, yakni sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per bungkus, sehingga diminati berbagai kalangan.
Salah satu pelaku UMKM yang rutin berjualan di kawasan CFD Jalan Moh. Yamin jalur dua Palu setiap hari Minggu adalah Tria Lestari. Ia mengaku penjualan kerupuk miliknya selalu habis terjual meskipun banyak pedagang lain yang menjual produk serupa di lokasi tersebut.
| Baca juga: Baroasa, Jajanan Tradisional Khas Kaili |
Saat diwawancarai RRI Palu dalam Dialog UMKM di Pro 4 RRI Palu, Tria Lestari mengatakan bahwa tingginya minat pembeli tidak lepas dari cita rasa khas yang ditawarkan. Menurutnya, seluruh kerupuk diproduksi sendiri sehingga kualitas dan rasanya tetap terjaga.
"Alhamdulillah, setiap ikut berjualan di CFD, kerupuk saya selalu habis. Walaupun banyak penjual kerupuk lainnya, pelanggan tetap mencari produk saya karena rasanya berbeda, spesial, dan semuanya buatan sendiri," ujar Tria Lestari.
| Baca juga: Pia Avuku Tembus Pasar Internasional |
Ia menjelaskan, usaha kerupuk yang dirintisnya masih tergolong baru, yakni sekitar tiga bulan terakhir. Meski demikian, produknya sudah memiliki pelanggan tetap yang sengaja datang setiap pelaksanaan CFD untuk membeli kerupuk buatannya.
Saat ini, Tria memproduksi dua varian rasa, yaitu kerupuk bawang dan kerupuk puli. Kedua jenis kerupuk tersebut dijual dengan harga yang terjangkau, mulai Rp5.000 hingga Rp10.000 per bungkus, sehingga cocok dijadikan camilan keluarga maupun oleh-oleh.
Kehadiran berbagai produk kerupuk UMKM di Kota Palu menunjukkan semakin berkembangnya kreativitas para pelaku usaha lokal dalam menghadirkan camilan berkualitas dengan harga yang ramah di kantong. Dukungan masyarakat dengan membeli produk UMKM diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat daya saing usaha kecil di Sulawesi Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....