Hannah Asa Indonesia Dorong Gerakan Financial Empowerment ASEAN
- 15 Mei 2026 23:02 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Hannah Asa Indonesia terus memperluas gerakan edukasi finansial lintas negara melalui kegiatan Global Youth Financial Leadership Bootcamp 2026 di Kota Palu, Kamis (14/05/2026). Kegiatan itu diikuti mahasiswa dan akademisi dari berbagai negara Asia Tenggara dalam rangkaian Datokarama International Short Course atau DISC 2026.
Bootcamp mengangkat tema “Empowering Future Leaders Through Financial Literacy and Innovation”. Peserta mengikuti sesi interaktif mengenai financial resilience, inovasi digital, hingga tantangan ekonomi generasi muda di kawasan ASEAN.
Founder Hannah Asa Indonesia mengatakan, masa depan Asia Tenggara sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Menurutnya, kemampuan akademik saja tidak cukup tanpa dibarengi literasi finansial dan kemampuan adaptasi digital.
“Kami percaya masa depan Asia Tenggara akan ditentukan oleh generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki literasi keuangan dan jiwa kepemimpinan global,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan layanan keuangan digital seperti fintech lending, QRIS, dompet digital, dan aset kripto harus dibarengi edukasi finansial yang kuat. Hal tersebut penting agar generasi muda mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan berkelanjutan.
Sekretaris Panitia DISC 2026, Fitriningsih, menyampaikan bahwa kegiatan lintas budaya tersebut menjadi momentum memperkuat jejaring internasional antar generasi muda Asia Tenggara. Selain itu, kegiatan juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan dan inovasi sosial.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka ruang kolaborasi antar generasi muda ASEAN untuk membangun masa depan yang lebih berkelanjutan,” katanya.
Sejak berdiri pada 2021, Hannah Asa Indonesia aktif membangun program edukasi finansial bersama berbagai institusi seperti OJK, BEI, kampus, komunitas, dan pemerintah daerah. Gerakan tersebut telah menjangkau pelajar, mahasiswa, UMKM, komunitas perempuan, hingga profesional muda.
Kegiatan berlangsung antusias dan menjadi ruang pertukaran wawasan internasional mengenai pentingnya financial literacy, digital innovation, dan youth leadership dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....