Freedive Palu Tekankan Keselamatan, Pemula Diminta Tak Menyelam Sendirian

  • 27 Agt 2026 10:02 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Keselamatan menjadi perhatian utama Komunitas Freedive Palu dalam mengenalkan olahraga freediving kepada masyarakat. Penyelam pemula maupun yang sudah berpengalaman dianjurkan menerapkan sistem pendamping atau buddy system saat melakukan aktivitas di dalam air.

Anggota Freedive Palu, Irma, menjelaskan freediving memiliki sejumlah risiko, salah satunya blackout atau hilangnya kesadaran saat tubuh mengalami kekurangan oksigen. Kondisi tersebut dapat membahayakan penyelam apabila terjadi ketika berada di dalam air.

Karena itu, menurut Irma, penyelam tidak dianjurkan melakukan freediving seorang diri. Pendamping diperlukan untuk membantu apabila terjadi kondisi darurat selama penyelaman.

“Never dive alone. Mau sejago apa pun kita,” ujar Irma dalam Program Sore Ceria RRI Pro 2 Palu.

Irma juga mengingatkan masyarakat yang baru ingin mencoba freediving agar tidak hanya mengandalkan informasi yang diperoleh dari media sosial. Pembelajaran sebaiknya dilakukan bersama instruktur atau orang yang memiliki kompetensi agar penyelam memahami teknik dan prosedur keselamatan.

Selain keselamatan penyelam, Freedive Palu turut mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut. Penyelam diminta tidak menyentuh terumbu karang maupun mengganggu biota laut selama melakukan aktivitas di bawah air.

Sulawesi Tengah memiliki sejumlah lokasi yang menarik untuk aktivitas freediving, salah satunya Kepulauan Togean. Komunitas Freedive Palu juga menyebut kawasan Marantani sebagai salah satu lokasi yang memiliki keindahan bawah laut.

Freedive Palu berharap masyarakat dapat mengenal freediving secara aman dan bertanggung jawab. Komunitas juga mengajak calon penyelam untuk belajar bersama sehingga kemampuan menyelam, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan laut dapat berjalan beriringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....