Human Error Masih Jadi Penyebab Utama Kecelakaan di Sulteng

  • 06 Jun 2026 12:12 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Faktor kesalahan manusia atau human error masih menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas. Temuan tersebut berdasarkan hasil evaluasi terhadap berbagai kasus kecelakaan yang terjadi di wilayah Sulawesi Tengah.

Dirlantas Polda Sulteng, Komisaris Besar Polisi Agung Try Widiantoro, mengatakan sebagian besar kecelakaan diawali oleh pelanggaran yang dilakukan pengendara. Karena itu, upaya menekan angka kecelakaan harus dimulai dengan meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Menurutnya, pelanggaran lalu lintas memiliki hubungan yang sangat erat dengan terjadinya kecelakaan di jalan raya. Semakin tinggi tingkat pelanggaran, maka potensi terjadinya kecelakaan juga semakin besar.

“Pelanggaran adalah sumber dari kecelakaan. Tidak mungkin kecelakaan terjadi jika tidak diawali dengan pelanggaran,” ujar Agung dalam Dialog Kopi Anda Weekend di RRI Palu, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data dan evaluasi yang dilakukan jajarannya, kecelakaan masih didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua. Banyak pengendara yang belum menggunakan helm dan masih mengabaikan aturan keselamatan berkendara.

Selain faktor manusia, kondisi sarana dan prasarana jalan juga turut memengaruhi tingkat kecelakaan. Beberapa faktor pendukung antara lain jalan berlubang, kurangnya rambu lalu lintas, serta fasilitas keselamatan jalan yang belum optimal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas. Diperlukan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk membangun budaya tertib di jalan raya.

Dirlantas menegaskan bahwa kesadaran masyarakat menjadi faktor paling penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dengan meningkatnya kepatuhan terhadap aturan, diharapkan keselamatan berlalu lintas di Sulawesi Tengah dapat terus membaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....