Belajar Menari, Belajar Mengenal Jati Diri

  • 19 Jul 2026 10:36 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Seni tari tidak hanya menjadi media pertunjukan, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya bagi generasi muda. Melalui setiap gerakan, irama, dan makna yang terkandung di dalamnya, seni tari mengajarkan nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap budaya lokal.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan budaya populer, pelestarian seni tari tradisional menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Pembelajaran tari sejak usia dini dinilai mampu memperkenalkan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur sekaligus membangun rasa bangga terhadap identitas daerah.

Akademisi seni tari, Dr. Andi Imrah Dewi, S.Pd., M.Sn., mengatakan bahwa seni tari memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar hiburan. Menurutnya, proses belajar tari merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mampu membentuk sikap disiplin, menghargai sesama, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.

"Dalam proses belajar menari, anak-anak dan generasi muda belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta menghargai proses. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka,"ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai seni tari merupakan media yang efektif untuk memperkenalkan budaya lokal kepada anak-anak dan remaja. Tidak hanya mempelajari teknik gerakan, peserta didik juga diajak memahami filosofi, sejarah, hingga nilai-nilai sosial yang terkandung dalam setiap tarian tradisional.

"Warisan budaya akan tetap hidup apabila ada generasi yang mau mempelajari, mencintai, dan mewariskannya kembali. Oleh karena itu, seni tari harus terus diberikan ruang di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya merawat identitas budaya bangsa,"imbuhnya.

Menurutnya, pembelajaran seni tari yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menjadi salah satu strategi menjaga eksistensi budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Dengan melibatkan generasi muda secara aktif, warisan budaya tidak hanya dikenalkan, tetapi juga diwariskan melalui pengalaman langsung, ujar Andi Imrah Dewi

Melalui seni tari, generasi muda tidak hanya belajar menggerakkan tubuh mengikuti irama, tetapi juga belajar memahami sejarah, mengenal akar budayanya, dan membangun karakter yang kuat. Dengan demikian, setiap langkah yang ditarikan menjadi cerminan identitas sekaligus upaya nyata merawat warisan budaya untuk masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....