Komunitas Virtual Jadi Ruang Kreatif Generasi Muda di Era Digital
- 14 Mei 2026 04:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Perkembangan platform digital membuat komunitas virtual semakin diminati generasi muda sebagai ruang untuk berkarya, belajar, hingga membangun relasi sosial. Salah satunya terlihat dari aktivitas komunitas Ciél di platform Zepeto yang aktif membuat berbagai konten kreatif bersama para anggotanya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, komunitas virtual kini tidak hanya digunakan sebagai tempat bermain atau hiburan semata. Banyak anak muda mulai memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan kemampuan di bidang kreatif seperti desain karakter, editing konten, pembuatan item virtual, hingga map interaktif.
| Baca juga: Perempuan Sebagai Ujung Tombak Peradaban |
Melalui komunitas virtual, para anggota juga dapat saling bertukar pengetahuan dan belajar bersama secara mandiri. Budaya berbagi ilmu menjadi salah satu hal yang membuat komunitas digital terus berkembang dan diminati oleh generasi muda.
Salah satu anggota komunitas Ciél, Jidi, mengatakan komunitas tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang untuk saling berkembang melalui kemampuan yang dimiliki masing-masing anggota.
“Ciél itu udah jadi tempat aku buat pulang. Rasanya nyaman dan kita saling berkembang dengan support satu sama lain,” ujar Jidi.
Komunitas Ciél sendiri diketahui rutin mengadakan berbagai kegiatan kreatif seperti lomba desain konten, event komunitas, hingga program pembelajaran “Ciél School” yang pernah diikuti banyak pengguna di Zepeto. Program tersebut menghadirkan mentor dari anggota komunitas untuk membantu peserta mempelajari pembuatan konten digital di Zepeto. Mulai dari produksi konten yang menarik menggunakan Zepeto, Konten 3D, hingga menggambar.
Selain menjadi tempat belajar, komunitas virtual juga membuka peluang kolaborasi lintas daerah. Anggota komunitas Ciél berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Sulawesi Selatan, Bandung, dan Jawa Barat. Keberagaman tersebut membuat para anggota dapat saling mengenal budaya dan karakter satu sama lain meski hanya bertemu di dunia virtual.
Bagi sebagian anak muda, komunitas virtual bahkan menjadi ruang aman untuk berbagi cerita dan mencari dukungan positif. Lingkungan komunitas yang suportif dinilai mampu membantu generasi muda merasa lebih nyaman dalam mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....