FKUB Sulteng: Berbagi Makanan Lintas Iman Wujud Moderasi Beragama
- 31 Mei 2026 15:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah menilai pembagian 10.000 paket makanan kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat prasejahtera sebagai praktik nyata moderasi beragama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Vatulemo Palu, Minggu (31/5/2026), melalui kolaborasi FKUB Sulteng bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sulawesi Tengah.
Ribuan paket makanan tidak hanya dibagikan kepada masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan, tetapi juga didistribusikan ke berbagai panti asuhan lintas agama di Kota Palu dan wilayah sekitarnya. Aksi sosial tersebut mendapat dukungan berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan.
Ketua FKUB Sulteng, Prof. Zainal Abidin, mengatakan agama harus hadir menjawab persoalan kemanusiaan dan tidak hanya berfokus pada aktivitas ritual di rumah ibadah. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan akan semakin bermakna ketika diwujudkan melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menilai keterlibatan berbagai unsur agama dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan mampu menyatukan masyarakat dalam satu tujuan bersama. Kolaborasi lintas iman, kata dia, merupakan modal penting dalam memperkuat persatuan dan kerukunan di Sulawesi Tengah.
“Rasa lapar itu tidak memiliki agama, dan air mata kesusahan itu rasanya sama. Ketika kita berbagi makanan ke seluruh panti asuhan tanpa memandang latar belakang keyakinan mereka, kita sedang menegaskan bahwa di hadapan kemanusiaan, kita semua berbicara dengan bahasa yang sama,” ujar Prof. Zainal.
Ia menjelaskan distribusi bantuan secara merata kepada panti asuhan lintas agama mengandung pesan sosial yang kuat tentang pentingnya kepedulian dan kebersamaan. Menurutnya, langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberi manfaat bagi sesama.
Prof. Zainal berharap gerakan kemanusiaan yang dibangun melalui kolaborasi lintas agama dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Ketua TP PKK Kota Palu Diah Puspita, Ketua Bamag Sulteng Lukky Semen, serta Ketua Panitia Pelaksana Hendrik G. Lyanto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....