Siswa SD Naik Rakit ke Sekolah, Wabup Donggala: Segera Kita Tangani
- 14 Feb 2026 15:58 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Wakil Bupati (Wabup) Donggala Taufik Burhan menyatakan pihaknya akan segera menangani persoalan siswa sekolah dasar (SD) di Dusun Bontopangi yang harus menyeberangi sungai menggunakan rakit bambu untuk bersekolah.
"Jadi prinsipnya pemda (pemerintah daerah) harus cepat melakukan antisipasi terhadap kondisi yang ada di Desa Tonggolobibi itu," ujarnya saat dikonfirmasi RRI di Kantor Bupati Donggala, Jumat, 13 Februari 2026.
Sebelumnya, publik dihebohkan oleh unggahan di Facebook yang memperlihatkan belasan siswa SD menyeberangi sungai menggunakan rakit bambu demi bisa bersekolah.
Dalam keterangan unggahan tersebut disebutkan peristiwa itu terjadi di Dusun Bontopangi, Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.
Menurut Wabup, kondisi itu terjadi akibat jembatan gantung di dusun tersebut ambruk. Sehingga mengakibatkan akses untuk menuju ke sekolah terputus.
"Sehingga mereka naik rakit dan itu beresiko untuk keamanan mereka untuk pergi ke sekolah," kata Taufik.
Politisi Partai Golkar itu bilang, tim dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Donggala akan diterjunkan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi.
"Pak Kadis Pendidikan nanti akan turun langsung. Sementara untuk infrastrukturnya PU (Dinas PUPR) ini yang punya tanggung jawab," tuturnya.
"Intinya secepatnya kita akan ambil langkah-langkah yang lebih ini lebih cepat untuk bisa mengganti jembatan itu," sambung Taufik.
Dalam kesempatan itu, Taufik mengakui aksesibilitas pendidikan di sejumlah wilayah Donggala masih menjadi tantangan. Ia menyebut masih ada daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.
Seperti di Desa Malino, Kecamatan Banawa Selatan, kata dia, masih terdapat siswa yang menggunakan rakit bambu untuk menyeberangi sungai saat berangkat ke sekolah.
“Makanya ini kan kita pemerintah daerah lagi mengupayakan kira-kira skema apa yang kita boleh ambil secepatnya walaupun dalam kondisi efisiensi tapi itu lebih penting, lebih utama lagi kita untuk kita antisipasi,” ucapnya.
Taufik memastikan pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan di wilayahnya, terutama yang berkaitan dengan pemenuhan hak pendidikan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....