Program Market Day Latih Jiwa Wirausaha dan Kemandirian Siswa MAN 1 Palu
- 03 Jun 2026 22:30 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palu terus memperkuat pendidikan berbasis keterampilan melalui berbagai program kewirausahaan yang terintegrasi dalam Madrasah Plus Keterampilan. Salah satu program unggulan yang menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa adalah kegiatan Market Day yang rutin dilaksanakan setiap semester.
Wakil Kepala MAN 1 Palu, Nurjanah, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan berwirausaha sejak dini, sekaligus menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, dan kemandirian dalam mengelola usaha.
Menurutnya, melalui Market Day, siswa tidak hanya diajarkan menghasilkan sebuah produk, tetapi juga memahami seluruh proses bisnis mulai dari perencanaan, produksi, pengemasan, promosi hingga penjualan.
“Anak-anak tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga belajar menjual, menghitung modal dan keuntungan, serta mengelola usaha secara sederhana. Jadi mereka merasakan langsung bagaimana menjadi seorang wirausahawan,” ujarnya dalam dialog Indonesia Cerdas di RRI Palu, Rabu (03/06/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut menjadi bagian dari implementasi Madrasah Plus Keterampilan yang mulai dikembangkan MAN 1 Palu sejak ditetapkan sebagai salah satu Madrasah Aliyah Keterampilan oleh Kementerian Agama pada tahun 2023.
Dalam pelaksanaannya, siswa dari berbagai program keterampilan seperti Tata Boga, Tata Busana, Tata Rias, dan Multimedia diberi kesempatan menampilkan hasil karya terbaik mereka kepada masyarakat sekolah. Khusus pada bidang Tata Boga, siswa dilatih mulai dari memilih bahan baku, mengolah makanan, menjaga standar kebersihan, mengemas produk secara menarik, hingga menentukan strategi pemasaran yang efektif.
Salah satu produk yang pernah dikembangkan siswa adalah keripik kelor yang berhasil diperkenalkan dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional di Bengkulu. Produk tersebut menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi.
Menurut Nurjanah, antusiasme siswa terhadap program keterampilan terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, jurusan Tata Boga tidak hanya diminati oleh siswa perempuan, tetapi juga banyak dipilih oleh siswa laki-laki yang memiliki minat di bidang kuliner.
“Kami menemukan banyak siswa yang ternyata sudah memiliki bakat memasak sejak di rumah. Ada yang membantu usaha keluarga, ada juga yang pernah bekerja di rumah makan. Ketika masuk program keterampilan, bakat mereka semakin berkembang,” katanya.
Selain mengasah kemampuan teknis, kegiatan Market Day juga menjadi sarana pembentukan karakter. Siswa diajarkan pentingnya disiplin, kerja sama tim, tanggung jawab, kejujuran, dan kemampuan berkomunikasi saat berinteraksi dengan konsumen. MAN 1 Palu berharap program kewirausahaan yang diterapkan melalui Market Day dapat menjadi bekal berharga bagi siswa setelah lulus sekolah, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun menciptakan usaha mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....