Dari Limbah Jadi Rupiah, Sampah Plastik Kini Punya Nilai Jual

  • 01 Okt 2026 12:26 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Sampah plastik di Kabupaten Nunukan kini tidak hanya berakhir di tempat pembuangan sampah, tetapi dapat diolah dan memiliki nilai ekonomi. Masyarakat bahkan diminta membawa sampah plastik ke Bank Sampah Umum atau BSU agar dapat dimanfaatkan kembali sekaligus mengurangi timbulan sampah plastik.

Pemilik BSU di Jl. Persemaian, Kelurahan Nunukan Barat, Abdul Hafiz mengatakan, seluruh jenis sampah berbahan plastik dapat diterima di tempat pengelolaannya. Sampah tersebut dibeli dengan harga mulai dari Rp700 hingga Rp1.000 per kilogram, tergantung jenis plastik dan kondisi pasar.

“Itu variasi ya harganya, ada yang Rp700, ada yang Rp1.000 untuk sementara, karena kita belum ada pengiriman jadi harga ini bisa berubah,” kata Hafiz, Kamis (1/9/2026).

Menurut Hafiz, potensi ekonomi dari sampah plastik diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak lagi membuang plastik ke tempat pembuangan sampah. Sampah yang dikumpulkan dapat dipilah dan diserahkan ke BSU untuk kemudian diolah menjadi bahan yang memiliki nilai jual.

Pengelolaan tersebut juga menyasar sampah plastik dari aktivitas budidaya rumput laut, khususnya pelampung yang sudah tidak lagi digunakan. Limbah pelampung yang selama ini berpotensi mencemari kawasan pesisir dapat dikumpulkan dan dibawa ke BSU untuk diproses menjadi plastik cacah.

“Semuanya kami terima ya, termasuk bekas pelampung yang sudah tidak dipakai, itu bisa diolah kembali,” ujarnya.

Hafiz menargetkan hasil olahan plastik tersebut dapat dikirim ke Surabaya untuk pertama kalinya pada awal 2027. Saat ini, BSU masih mengumpulkan dan memproduksi plastik cacah hingga mencapai minimal sembilan ton sebagai syarat pengiriman.

Sampah plastik yang selama ini berakhir sebagai limbah kini memiliki nilai ekonomi sekaligus peluang untuk mengurangi beban pencemaran di wilayah pesisir Nunukan. Termasuk bekas pelampung rumput laut yang dapat dikumpulkan dan diolah kembali menjadi plastik cacah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....