BNN Nunukan Jamin Rahasia Pengguna yang Rehabilitasi

  • 22 Sep 2026 07:24 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • BNN Nunukan mengajak pengguna dan pecandu narkoba mengikuti rehabilitasi.
  • Identitas pengguna yang menjalani rehabilitasi dijamin kerahasiaannya.
  • Rehabilitasi menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan masyarakat dari kecanduan narkoba.

RRI.CO.ID, Nunukan - BNN Nunukan mengajak pengguna dan pecandu narkoba segera mengikuti program rehabilitasi. Masyarakat diminta tidak takut karena identitas pengguna yang menjalani rehabilitasi akan dirahasiakan.

BNN Nunukan membuka kesempatan bagi pengguna maupun pecandu narkoba untuk mendapatkan layanan rehabilitasi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan masyarakat dari ketergantungan narkoba. Hal ini disampaikan Kepala BNN Kabupaten Nunukan Anton Suriyadi Siagian, Selasa (22/09/2026).

“saya mengharapkan masyarakat Kabupaten Nunukan yang sudah menggunakan narkoba atau sebagai pengguna narkoba maupun pecandu narkoba, saya harapkan untuk dapat direhabilitasi. Jangan takut kami akan tetap merahasiakan jati diri saudara, identitas saudara, maupun penggunaan saudara,” ujarnya.

Anton mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kerahasiaan identitas selama menjalani proses rehabilitasi. BNN Nunukan mendorong pengguna mendapatkan bantuan untuk memulihkan diri dari ketergantungan narkoba.

Menurutnya, keterlibatan pengguna dalam rehabilitasi dapat membantu pemerintah memulihkan masyarakat pecandu narkoba. BNN juga memastikan pengguna yang datang untuk mendapatkan rehabilitasi tidak perlu takut menjalani proses tersebut.

“Dengan hadirnya kami, dengan hadirnya pengguna, setidaknya dapat membantu program daripada pemerintah dalam konsep keterpulihan masyarakat pecandu narkoba. Hadirlah di BNN, kita akan tetap menjaga rahasia dan tidak akan dipidana,” katanya.

BNN Nunukan mengharapkan masyarakat yang membutuhkan bantuan segera datang untuk mendapatkan layanan rehabilitasi. Upaya tersebut diharapkan membantu masyarakat terlepas dari ketergantungan narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....