Akibat Asap Kiriman, Jarak Pandang Nunukan Turun Jadi Dua Kilometer
- 18 Sep 2026 12:10 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kabut asap menyelimuti Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sejak Kamis sore dan sempat membuat jarak pandang turun hingga dua sampai tiga kilometer. Kondisi tersebut dipastikan bukan berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Nunukan, melainkan asap kiriman dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Prakirawan BMKG Nunukan, Muhammad Rakien Arroisi, mengatakan kabut asap yang masuk ke Nunukan berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Samarinda dan Palangkaraya. Pergerakan asap dari kedua wilayah tersebut berdampak pada kondisi udara di Nunukan.
“Kalau di daerah kita tidak ada titik kebakaran, ini memang murni dari wilayah Kaltim dan Kalteng,” kata Rakien, Jumat (18/9/2026).
Rakien mengatakan kondisi kabut asap diperkirakan masih dapat terjadi hingga empat hari ke depan. BMKG akan terus memperbarui informasi berdasarkan perkembangan cuaca dan pergerakan asap.
Kabut asap yang terjadi sejak Kamis sempat berdampak pada jarak pandang di Nunukan yang turun menjadi dua sampai tiga kilometer. Kondisi tersebut juga menyebabkan kualitas udara menurun dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Namun, kondisi jarak pandang pada Jumat mulai membaik. Berdasarkan pemantauan BMKG Nunukan, jarak pandang telah mencapai sekitar tujuh hingga delapan kilometer.
“Kalau hari ini sudah di angka tujuh sampai delapan kilometer, beda dengan kemarin yang memang di jarak pandang dua sampai tiga kilometer,” ujarnya.
Meski jarak pandang saat ini dinilai masih aman untuk aktivitas di luar ruangan, masyarakat diminta tetap waspada. Rakien mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah karena kondisi cuaca dan kabut asap dapat berubah sewaktu-waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....