Terdampak Kiriman Kabut Asap, Siswa di Nunukan Belajar dari Rumah

  • 31 Agt 2026 10:31 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan mulai melanda Kabupaten Nunukan. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap aktivitas pembelajaran di sekolah.

Seluruh siswa mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA kini menjalani proses belajar dari rumah selama tiga hari, mulai 31 Agustus hingga 2 September 2026. Kebijakan tersebut sesuai dengan surat edaran Bupati Nunukan sebagai langkah kesiapsiagaan dan antisipasi terhadap dampak sebaran asap kiriman akibat kebakaran hutan.

Kepala SD Negeri 005 Nunukan, Abdul Wahid, mengatakan dampak kabut asap kiriman membuat kualitas udara di Nunukan kurang baik. Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah guna mengantisipasi gangguan kesehatan terhadap peserta didik.

"Karena kondisi udaranya kurang baik sehingga Pemerintah Kabupaten Nunukan menginstruksikan seluruh satuan pendidikan agar proses belajar dilaksanakan dari rumah", ujar Abdul Wahid, Senin (31/8/2026).

Meski kegiatan belajar dialihkan dari rumah, siswa tetap mengikuti pembelajaran dan menerima materi pelajaran dari guru. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring selama kebijakan tersebut diterapkan.

"Walaupun belajar dari rumah, tetapi anak-anak tetap mendapatkan haknya untuk belajar", ucapnya.

Ia juga meminta orang tua untuk mendampingi anak selama proses belajar dari rumah. Pendampingan orang tua dinilai penting untuk memastikan siswa tetap mengikuti pembelajaran secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....