Forum RT Kelurahan Nunukan Utara Khawatirkan Keakuratan Data Sensus Ekonomi

  • 16 Sep 2026 20:59 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Forum RT Kelurahan Nunukan Utara mengkhawatirkan keakuratan data sensus ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan. Kekhawatiran itu muncul setelah ditemukan sejumlah data desil masyarakat yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Persoalan tersebut menjadi perhatian karena data desil menjadi dasar untuk menentukan penetapan penerima bantuan sosial. Kondisi ini berpotensi membuat warga yang seharusnya masuk dalam kategori penerima bantuan justru tidak mendapatkan bantuan akibat data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ketua Forum RT Kelurahan Nunukan Utara, Viki Fauzan, mengatakan data sensus ekonomi memang bukan menjadi dasar utama untuk menentukan desil masyarakat. Namun, hasil pendataan tersebut dinilai menjadi salah satu acuan pemerintah daerah untuk melihat kondisi sosial ekonomi dan menetapkan tingkat kesejahteraan masyarakat.

"Memang BPS tidak menentukan siapa yang berhak menerima bantuan, tetapi data sensus ekonomi yang dilakukan tetap akan menjadi acuan nantinya", ujar Viki Fauzan, Rabu (16/9/2026).

Lebih lanjut, ia mengatakan data sensus ekonomi juga dinilai kurang efektif untuk digunakan dalam menetapkan desil masyarakat. Hal ini mengingat kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Nunukan bersifat dinamis dan dapat mengalami perubahan.

Menurutnya, jika data sensus ekonomi tidak diperbarui secara berkala, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan penyaluran bantuan sosial tidak tepat sasaran. Warga yang tergolong kurang mampu dikhawatirkan tidak masuk dalam daftar penerima bantuan.

"Dan yang perlu digarisbawahi bahwa pergeseran ekonomi masyarakat itu dinamis sekali. Jadi, jika data sensus ekonomi menjadi acuan utama, sangat tidak efektif," ucapnya.

Ia menambahkan, persoalan ketidaksesuaian data desil juga telah disampaikan kepada DPRD Nunukan. Persoalan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memperoleh penjelasan dan solusi dari instansi terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....