HAN 2026: Semangat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak
- 10 Agt 2026 22:28 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID Nunukan: Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Nunukan, Sabtu (8/8/2026). Mengusung semangat perlindungan dan pemenuhan hak anak, kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA ini diikuti oleh 487 peserta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari seluruh rangkaian perayaan di Kabupaten Nunukan.
Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Ny. Andi Annisa Muthia Irwan, mengingatkan pentingnya peran krusial keluarga dalam memberikan kasih sayang, rasa aman, pendidikan dan pendampingan sejak usia dini.
"Orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak-anaknya. Rumah harus menjadi sekolah pertama yang penuh cinta, tempat anak merasa aman, dihargai, dan didampingi," ujarnya. Ia juga mengajak para pendidik untuk terus menanamkan karakter positif serta membangun rasa percaya diri pada anak, sekaligus berpesan kepada anak-anak agar tetap ceria, giat belajar, dan berani mencoba hal-hal baru.
Pesan senada juga disampaikan oleh Bupati Nunukan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Amin, Bupati menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia wajib dimulai sejak usia anak karena mereka adalah investasi terbesar bangsa.
Pemkab Nunukan, lanjutnya, terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas serta perluasan akses pendidikan, peningkatan kompetensi guru, penyediaan beasiswa hingga dukungan penuh bagi dunia pendidikan di wilayah perbatasan.
"Anak adalah investasi terbesar bangsa. Masa depan Kabupaten Nunukan, masa depan Kalimantan Utara, bahkan masa depan Indonesia, sangat ditentukan oleh kualitas anak-anak yang kita didik hari ini," ungkap Muhammad Amin membacakan sambutan Bupati.
Menutup rangkaian acara, Bupati Nunukan berpesan khusus kepada anak-anak agar tidak pernah menjadikan kondisi geografis wilayah perbatasan sebagai sebuah hambatan untuk meraih mimpi besar.
"Jangan pernah merasa bahwa tinggal di wilayah perbatasan menjadi sebuah keterbatasan. Justru dari perbatasan inilah akan lahir pemimpin, ilmuwan, dokter, guru, pengusaha, atlet, seniman, bahkan tokoh bangsa yang akan mengharumkan nama Kabupaten Nunukan," ujarnya. MM
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....