Humas MUI Nunukan Jadi Korban Penipuan Cumi-cumi Diisi Ikan
- 11 Sep 2026 17:18 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Humas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nunukan, Rusdi Mursalim, mengaku menjadi korban penipuan setelah membeli cumi-cumi yang ternyata bagian dalamnya diisi dengan daging ikan. Kejadian tersebut diketahui setelah cumi-cumi yang dibeli dibersihkan dan dibuka untuk dimasak.
Menurutnya, kecurangan tersebut dilakukan oleh oknum pedagang pasar agar menambah berat timbangan saat dijual kepada konsumen. Hal ini membuat berat cumi-cumi yang dibeli tidak sesuai dengan berat sebenarnya karena sebagian berasal dari daging ikan yang dimasukkan ke dalam cumi-cumi.
Ia merasa kesal karena praktik tersebut merugikan masyarakat. Konsumen membeli berdasarkan berat timbangan, sementara sebagian isi yang ditimbang bukan merupakan cumi-cumi.
"Saat dibersihkan saya heran kenapa ada ikan. Ternyata, cumi-cumi yang saya beli diisi ikan. Sama seperti isu yang beredar di media sosial", ujar Rusdi Mursalim, Jumat (11/9/2026).
Rusdi meminta Dinas Perdagangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Nunukan. Langkah ini dinilai perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik kecurangan serupa yang merugikan konsumen.
"Dinas Perdagangan harus turun melakukan Inspeksi mendadak, jangan dibiarkan seperti ini merugikan masyarakat", ucapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat membeli hasil laut di pasar, khsususnya cumi-cumi. Konsumen diharapkan tidak ragu memeriksa kondisi barang yang dibeli untuk memastikan kualitas dan berat produk sesuai dengan yang ditawarkan pedagang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....