DKKP Nunukan Gelar pelatihan pembinaan dan evaluasi kepada Petani di Sebatik

  • 07 Sep 2026 12:24 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan telah menggelar pelatihan pembinaan dan evaluasi penilaian bagi kelompok tani di Kecamatan Sebatik Barat. Kegiatan tersebut merupakan program bimbingan untuk mengukur serta meningkatkan kelas kemampuan organisasi petani berdasarkan aspek Panca Kemampuan Kelompok Tani (PAKEM POKTAN).

Kepala Bidang Penyuluh Pertanian DKPP Kabupaten Nunukan Widodo menyampaikan kegiatan pembinaan dan evaluasi penilaian kelas kemampuan kelompok tani dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok tani dalam mengembangkan usaha pertanian.

Kegiatan ini meliputi pembinaan kelembagaan, administrasi kelompok, perencanaan kegiatan, penerapan teknologi pertanian, serta evaluasi terhadap perkembangan dan kemampuan kelompok berdasarkan indicator penilaian yang telah ditetapkan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok tani dapat mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan sehingga mampu berkembang menjadi kelompok yang lebih aktif, mandiri, dan berdaya saing”, ucapnya,

Ia melanjutkan pembinaan dan evaluasi juga menjadi bahan tindak lanjut bagi penyuluh pertanian dalam memberikan pendampingan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Ia juga menyatakan bahwa kelas kemampuan kelompok tani adalah pengelompokan tingkat komptensi dan kemandirian kelompok tani dalam menjalankan fungsinya sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi.

“Tingkat kelas kemampuan kelompok tani dibagi menjadi empat yakni pemula, lanjut, madya, dan utama. Diukur berdasarkan kemampuan merencanakan kegaitan usaha tani, kemampuan mengorgansasikan pembagian tugas dan administrasi, kemampuan melaksanakan kegiatan produksi, kemampuan melakukan pengendalian dan pelaporan. Kemampuan mengembangkan kepeminpinan kelompok”, ujarnya.

Semakin tinggi kelas kemampuan kelompok tani, maka semakin cepat pula proses pembangunan pertanian serta semakin baik efektivitas fungsi kelompok sebagai unit belaajr, kerja sama, produksi, dan usaha. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....