BPBD Nunukan Mendistribusikan Bantuan ke Kecamatan Krayan Selatan
- 05 Agt 2026 14:33 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan- Sehubungan kejadian bencana alam tanah longsor di wilayah Kecamatan Krayan Selatan pada awal Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Nunukan telah menetapkan status tanggap darurat bencana tanah longsor sesuai Surat Keputusan Bupati Nunukan no 514 tahun 2026.
Kasubbid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan Hasanuddin menyampaikan BNPB telah mengirimkan bantuan logistik ke Kabupaten Nunukan sebanyak 4,4 ton berupa bahan makanan 400 paket, paket keluarga 100 paket dan susu formula 100 klg, kemudian Pemerintah Kabupaten Nunukan juga menyiapkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat bencana.
“Pengiriman perdana melalui Bandara Nunukan ke Krayan Selatan pada tgl 23 Juli 2026 lalu untuk bantuan dari BNPB pusat dan tgl 24 Juli 2026 untuk bantuan Pemerintah Daerah Nunukan”, ucapnya, Rabu, (5/8/2026).
Ia juga mengatkakan karena kendala pesawat angkut logistik dari Nunukan maka pengiriman bantuan dialihkan melalui Bandara Malinau dengab pertimbangan armada pesawat yang ready dan jarak tempuh yg lebih singkat. Kemudian pengiriman bantuan selanjutnya diangkut melalui jalur darat dari Nunukan menuju Malinau.
Ia menyampaikan bahwa informasi terbaru terkait distribusi bantuan logistik dari Kabupaten Nunukan hari Selasa 4 Agustus 2026, yakni penerbangan angkut bantuan logistik dari BNPB dan Pemerintah Daerah Nunukan mulai hari Selasa, sebanyak 3 flight dengan menggunakan pesawat Smart Aviation type Pilatus melalui Bandara RA Bessing Malinau menuju Bandara Long Layu di Krayan Selatan, kemudian kapasitas per flight sekitar 600-700 kilo include orang dan tiap penerbangan dari Malinau ke Long Layu Krayan Selatan didampingi oleh personil BPBD Nunukan.
“kemarin 3 flight, adapun isi dari bantuan tersebut seperti minyak goreng, gula, kopi, the, sarden, kornet, serta susu formula”, ujarnya.
Ia menjelaskan untuk rencana penerbangan bantuan hari Rabu, tanggal 5 Agustus 2026, masih menunggu menunggu update informasi dari Pihak Smart Aviation karena pagi ini pesawat akan menjalani inspeksi di Tarakan.
“Total penerbangan sesuai dengan jumlah bantuan lebih dari 4 ton diperkirakan dengan 7 flight, dalam misi kemanusiaan”, ujarnya. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....