Air Laut Pasang dan Hujan Deras Picu Banjir, Tujuh Titik di Nunukan Terdampak
- 03 Agt 2026 11:53 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Nunukan sejak Senin dini hari memicu banjir dan longsor di tujuh titik. BPBD Nunukan menyebut kejadian kali ini dinilai yang terparah karena wilayah terdampak meningkat hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya.
Banjir merendam kawasan Sungai Sembilan, Jl. Pasar Baru, Jl. Fatahillah, dan Jl. Lumba-lumba. Sementara itu, longsor terjadi di Jl. Sungai Fatimah dan Jl. Persemaian sehingga petugas langsung diterjunkan ke lokasi terdampak.
Kasubid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan Hasanudin mengatakan banjir dipicu tingginya curah hujan yang terjadi bersamaan dengan pasang air laut. Kondisi tersebut menyebabkan air meluap dan menggenangi permukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai.
"Ini memang terparah karena banyak titik yang terdampak. Biasanya hanya dua titik, sekarang sampai tujuh titik karena dua hari ini air laut sedang pasang ditambah hujan deras," kata Hasan, Senin (3/7/2026).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir sempat membuat dua warga yang sedang sakit terjebak di dalam rumah. Selain itu, tiga ekor hewan ternak milik warga di kawasan Pasar Baru dilaporkan mati karena tidak sempat diselamatkan.
"Di Lumba-lumba ada dua warga yang sakit kami evakuasi karena terjebak banjir. Di Pasar Baru juga ada tiga hewan ternak warga yang mati karena posisinya terikat sehingga tidak bisa diselamatkan," ujarnya.
BPBD bersama tim gabungan kini melakukan pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Masyarakat juga diimbau tetap waspada karena hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dan dapat kembali memicu banjir maupun longsor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....