Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur Kunker ke PLBN Sebatik

  • 31 Jul 2026 10:29 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Layanan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi masyarakat di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Rabu (29/07/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Direktorat Jenderal Imigrasi terhadap masyarakat di wilayah perbatasan. Tidak hanya menjalankan fungsi keimigrasian, Imigrasi juga hadir sebagai bagian dari pemerintah yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan sosial dan kesehatan yang dapat dirasakan secara langsung. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur Nurudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan keimigrasian yang cepat dan profesional, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Wilayah perbatasan memiliki posisi yang sangat strategis sehingga membutuhkan perhatian bersama, baik dari aspek pelayanan, kesehatan, maupun kesejahteraan masyarakat. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah perbatasan”, ucapnya, Jumat, (31/7/2026).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur Nurudin secara simbolis menyerahkan bantuan obat-obatan kepada Puskesmas Desa Binaan Imigrasi. Penyerahan tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan fasilitas kesehatan sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan. Selain itu, bantuan sosial juga diserahkan secara simbolis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mendukung kesejahteraan warga, khususnya mereka yang berada di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.

Disamping itu Kepala Kantor Wilayah bersama Analis Keimigrasian Ahli Utama dan rombongan meninjau langsung pelaksanaan layanan kesehatan serta proses penyaluran bantuan sosial guna memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Rombongan juga melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana yang terdapat di PLBN Sebatik serta Unit Layanan Paspor (ULP) Sebatik.

“Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian agar masyarakat perbatasan dapat memperoleh layanan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas. Keikutsertaan aktif Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan dalam seluruh rangkaian kegiatan menjadi wujud komitmen untuk terus mendukung program-program Direktorat Jenderal Imigrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat”, ujarnya.

Sebagai garda terdepan pelayanan keimigrasian di wilayah perbatasan, Imigrasi Nunukan tidak hanya menjalankan fungsi pemeriksaan dan pengawasan keimigrasian, tetapi juga terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Pendekatan yang humanis ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Imigrasi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga di kawasan perbatasan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, sebanyak 250 orang berhasil memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Selain itu, Direktorat Jenderal Imigrasi menyalurkan 250 paket bantuan sosial kepada masyarakat serta 20 paket bantuan sosial tambahan kepada Desa Binaan Imigrasi Aji Kuning sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan masyarakat di wilayah perbatasan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antar instansi mampu menghadirkan manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui kegiatan layanan kesehatan dan bakti sosial ini, Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat. Dengan sinergi yang terus terjalin antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan kualitas pelayanan publik di wilayah perbatasan akan semakin baik, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, serta perbatasan yang aman dan berdaya. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....