Akses Darat Lumpuh, BNPB Salurkan Bantuan untuk Warga Krayan Selatan
- 24 Jul 2026 15:13 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai menyalurkan bantuan logistik bagi warga di perbatasan Indonesia – Malaysia, tepatnya di Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, yang terisolasi akibat putusnya akses jalan penghubung antar kecamatan. Distribusi dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Nunukan menetapkan status tanggap darurat menyusul longsor dan kerusakan jalan yang menghambat mobilitas serta pasokan kebutuhan pokok masyarakat.
Kerusakan jalan yang masih berupa tanah membuat jalur darat tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi tersebut menghambat distribusi logistik ke wilayah Krayan Selatan sehingga penyaluran bantuan sosial harus dilakukan melalui transportasi udara secara bertahap.
Tenaga Ahli BNPB, Kolonel Purnawirawan Agus Marsanto, mengatakan bantuan yang dikirim merupakan respons atas kondisi darurat yang dialami masyarakat di wilayah perbatasan. Bantuan tersebut terdiri atas paket sembako dan perlengkapan higiene untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama akses darat belum dapat dipulihkan.
"Lebih dari empat ton bantuan dengan nilai sekitar Rp200 juta kami salurkan. Yang kami lihat bukan nilainya, tetapi kehadiran negara untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan," kata Agus, Jumat (24/7/2026).
Agus menjelaskan, seluruh logistik dikirim menggunakan pesawat komersial karena tidak ada alternatif transportasi lain menuju Krayan Selatan. Setiap penerbangan hanya mampu mengangkut sekitar 600 kilogram barang sehingga proses distribusi harus dilakukan secara bertahap.
"Sekali angkut hanya sekitar 600 kilogram sehingga membutuhkan sekitar tujuh kali pengangkutan. Tidak ada transportasi selain udara. Kalau memang masyarakat membutuhkan, bantuan harus tetap dikirim," ujarnya.
Pengiriman perdana bantuan dilepas secara simbolis di Bandara Nunukan oleh Wakil Bupati Nunukan bersama tim BNPB. Bantuan yang diberangkatkan menggunakan armada Smart Aviation itu terdiri atas 400 paket makanan siap saji, 100 boks hygiene kit, dan 100 kaleng susu untuk balita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....