Meyakini yang Menjadi Takdirmu Tidak Akan Luput Darimu

  • 12 Jul 2026 05:25 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Setiap manusia memiliki takdir dan qadar yang telah ditetapkan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dalam ajaran Islam dijelaskan bahwa seluruh ketentuan hidup setiap makhluk telah ditulis Allah sejak 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa Allah telah menetapkan takdir seluruh makhluk jauh sebelum alam semesta diciptakan. Dalam hadis lain juga disebutkan bahwa pena yang menuliskan takdir telah diangkat dan tintanya telah kering, sehingga manusia tinggal menjalani apa yang telah Allah tetapkan baginya Ustaz Anam Azhari Wakil Sekretaris MUI Kab.Nunukan saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi RRI Nunukan pada Kamis (02/07/2026)..

Ustaz Anam Azhari mengatakan Hal terpenting yang harus diyakini seorang muslim adalah bahwa apa pun yang telah menjadi bagian takdirnya tidak akan pernah luput darinya. Sebaliknya, sesuatu yang bukan menjadi ketetapan Allah tidak akan pernah menimpanya.

“Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan, "Ketahuilah, apa yang ditakdirkan menimpamu tidak akan pernah meleset darimu, dan apa yang tidak ditakdirkan menimpamu tidak akan pernah mengenainya." Keyakinan terhadap qada dan qadar inilah yang menjadi sumber ketenangan hati dalam menjalani kehidupan” ujarnya pada Kamis (02/07/2026).

Ustaz Anam Azhari Menjelaskan dalam kehidupan, setiap manusia akan menghadapi empat bentuk qadar. Pertama adalah qadar memperoleh nikmat. Nikmat dapat berupa kesehatan, rezeki, keluarga, ilmu, kesempatan, maupun berbagai karunia lainnya. Allah berfirman, "Dan nikmat apa saja yang ada pada kalian, maka semuanya berasal dari Allah." Karena seluruh nikmat berasal dari Allah, maka sikap terbaik adalah bersyukur. Allah juga menjanjikan bahwa siapa yang bersyukur akan ditambah nikmatnya, sedangkan orang yang mengingkari nikmat akan mendapatkan balasan yang berat.

Kedua adalah qadar mendapatkan musibah. Musibah merupakan segala sesuatu yang tidak disukai manusia, seperti sakit, kehilangan, kesedihan, kesulitan ekonomi, maupun berbagai ujian kehidupan lainnya. Allah telah mengabarkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 155 bahwa setiap manusia pasti akan diuji dengan rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sikap yang diajarkan Islam ketika menghadapi musibah adalah bersabar dan mengucapkan kalimat istirja, "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un," sebagai bentuk pengakuan bahwa segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.

Ketiga adalah qadar mendapatkan perlakuan zalim dari orang lain. Tidak ada manusia yang terbebas dari kemungkinan dihina, difitnah, disakiti, atau diperlakukan tidak adil. Rasulullah mengajarkan agar seorang mukmin menghadapi kezaliman dengan kesabaran, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, serta menyerahkan urusannya kepada Allah. Bahkan Rasulullah mengingatkan agar setiap orang berhati-hati terhadap doa orang yang dizalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Keempat adalah qadar berbuat salah dan berdosa. Sebagai manusia, tidak ada yang luput dari kesalahan. Namun Islam mengajarkan agar setiap dosa segera diiringi dengan taubat dan istigfar. Allah berfirman bahwa orang-orang bertakwa adalah mereka yang ketika melakukan kesalahan segera mengingat Allah dan memohon ampun atas dosa-dosanya. Allah juga memerintahkan seluruh orang beriman agar bertaubat dengan taubat yang sungguh-sungguh agar memperoleh ampunan dan rahmat-Nya.

Ia juga menegaskan dan berharap melalui pemahaman tentang qada dan qadar, seorang muslim diajarkan untuk menerima setiap ketetapan Allah dengan hati yang lapang. Ketika memperoleh nikmat hendaknya bersyukur, ketika tertimpa musibah bersabar dan beristirja, ketika dizalimi tetap bersabar, dan ketika berbuat salah segera bertaubat.

“Dengan keyakinan bahwa apa yang menjadi takdir tidak akan pernah luput dari diri kita, hati akan menjadi lebih tenang, lebih ikhlas menjalani kehidupan, serta semakin dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala”, pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....