Daya Tampung Berlebih, SMA-SMK di Nunukan Masih Butuh Seribu Siswa Baru

  • 15 Jun 2026 14:15 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Nunukan tahun ini tidak akan menghadapi persoalan kekurangan daya tampung. Sebaliknya, sekolah-sekolah justru diperkirakan masih menyisakan sekitar seribu kursi karena jumlah lulusan SMP yang berjumlah 2.921 orang.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara Wilayah Nunukan, Mahfuz, mengatakan total daya tampung SMA dan SMK negeri di Kabupaten Nunukan mencapai 3.348 siswa. Sementara sekolah swasta menyediakan kuota sebanyak 559 siswa.

Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup untuk menampung seluruh lulusan SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas tahun ini. Bahkan, berdasarkan perhitungan sementara, masih terdapat kelebihan kapasitas sekitar seribu kursi dibandingkan jumlah calon siswa yang tersedia.

"Kalau kita melihat, kita kekurangan siswa sekitar seribu orang dari daya tampung yang ada dengan jumlah lulusan SMP tahun ini, jadi aman untuk daya tampung," kata Mahfuz, Senin (15/6/2026).

Menurut Mahfuz, kondisi ini menunjukkan bahwa peluang lulusan SMP untuk diterima di SMA maupun SMK sangat terbuka. Untuk itu, ia meminta masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan kursi sekolah pada pelaksanaan SPMB tahun ini.

Ia menilai persoalan yang sering muncul justru bukan keterbatasan kuota sekolah, melainkan keinginan sebagian orang tua yang hanya berfokus pada sekolah tertentu yang dianggap favorit. Akibatnya, terjadi penumpukan pendaftar di sejumlah sekolah meski masih banyak sekolah lain yang memiliki kapasitas memadai.

"Kadang ada orang tua yang memaksakan anaknya bersekolah di tempat yang menurut mereka unggul, padahal semua sekolah saat ini unggul dan sarana prasarananya sudah cukup," ujarnya.

Mahfuz menegaskan seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Nunukan saat ini memiliki kualitas pendidikan yang terus berkembang. Selain didukung tenaga pendidik, berbagai sekolah juga telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang proses belajar mengajar.

Sebagai persiapan penerimaan siswa baru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan sosialisasi serta simulasi sejak Maret hingga Mei 2026. Informasi terkait mekanisme dan persyaratan pendaftaran juga telah disampaikan kepada seluruh SMP di Kabupaten Nunukan untuk menghadapi penerimaan murid baru yang akan dimulai pada 17 Juni mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....