Camat Nunukan Soroti Perubahan Struktur Penduduk untuk Perencanaan Sekolah
- 14 Jul 2026 06:23 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Camat Nunukan menilai penurunan murid SD merupakan dampak perubahan struktur penduduk, bukan menurunnya minat sekolah.
- Data kependudukan dimanfaatkan untuk menyusun perencanaan pembangunan pendidikan yang lebih tepat sasaran.
- Pemetaan zonasi murid SD menjadi salah satu langkah pemerataan daya tampung sekolah.
RRI.CO.ID, Nunukan - Perubahan jumlah murid dinilai menjadi dasar penyusunan perencanaan pendidikan di Kecamatan Nunukan. Pemerintah memanfaatkan data BPS untuk memperkuat pemerataan layanan pendidikan.
Data BPS menunjukkan jumlah murid SD menurun, sementara jumlah murid SMA meningkat. Kondisi tersebut dinilai sebagai perubahan struktur penduduk. Hal itu disampaikan Camat Nunukan, Bau Sahril, Selasa (14/07/2026).
"Kalau saya lihat ini sebenarnya hanya fenomena perubahan struktur penduduk. Ini bukan menandakan rendahnya anak-anak kita yang masuk sekolah. Kebetulan memang ada perubahan struktur usia," ujarnya.
Perubahan komposisi usia mempengaruhi kebutuhan layanan pendidikan di setiap wilayah. Data tersebut memudahkan pemerintah menyusun perencanaan pembangunan yang lebih tepat.
Pemetaan wilayah menjadi dasar pemerataan daya tampung sekolah. Sistem zonasi diharapkan mampu menyeimbangkan jumlah peserta didik antarsekolah.
"Sebenarnya perubahan struktur ini justru membuat kita lebih mudah memetakan untuk perencanaan pembangunan. Misalnya di wilayah yang penduduknya lebih sedikit, itu perlu kita pikirkan kedepannya," katanya.
Pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dalam penyusunan perencanaan pendidikan berbasis data kependudukan. Pemetaan zonasi menjadi salah satu fokus pembahasan.
"Ini jadi bahan untuk perencanaan ke depan. Kita memetakan dulu berapa jumlah murid yang masuk di zona Kelurahan Nunukan Timur, terutama di SDN 007 dan SDN 004. Nanti bisa dibagi supaya lebih seimbang," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....