Pertamina Kalimantan Borong Penghargaan Dunia Lewat Program Pemberdayaan Warga

  • 29 Mei 2026 14:16 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mendorong program pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah operasionalnya. Selain fokus pada bantuan sosial, perusahaan pelat merah itu kini mengembangkan program berbasis lingkungan, ekonomi, hingga kesehatan masyarakat.

Salah satu program yang dijalankan berada di Integrated Terminal atau IT Banjarmasin melalui PASAR TERAS BERSAMA. Program ini mengajak masyarakat mengelola sampah organik, membudidayakan lele, hingga membangun kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas.

Berbeda lagi dengan yang dilakukan di IT Pontianak. Di wilayah ini, Pertamina mengembangkan Posyandu Aster berbasis layanan digital yang juga melibatkan perempuan dalam penguatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara di Fuel Terminal Tarakan, Pertamina menjalankan program BLACKGOLD yang mengubah sampah organik menjadi peluang ekonomi. Melalui budidaya maggot Black Soldier Fly atau BSF, masyarakat diajak mengelola limbah sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Inovasi serupa juga dikembangkan di AFT Supadio melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai jual. Selain itu, program pemberdayaan perempuan dan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan turut menjadi fokus perusahaan.

Pada bidang pendidikan, AFT Syamsudin Noor menghadirkan program Eco Green School. Program ini mendorong sekolah memanfaatkan energi ramah lingkungan sekaligus membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini.

Sedangkan AFT Sepinggan menjalankan program TALISERA yang fokus pada pengelolaan limbah organik rumah tangga. Program tersebut dikembangkan untuk membantu ketahanan pangan dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan, seluruh program TJSL dirancang agar masyarakat bisa berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

“Program-program TJSL yang dijalankan tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat, penguatan kapasitas komunitas, serta menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap tantangan sosial dan lingkungan di wilayah operasional perusahaan,” kata Edi.

Upaya Pertamina itu pun mendapat pengakuan internasional. Dalam ajang 18th Annual Global CSR and ESG Summit and Awards 2026 di Bangkok, Thailand, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan meraih sejumlah penghargaan untuk program pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.

Penghargaan emas diraih pada kategori Product Excellence dan Best Community Program. Sementara penghargaan perak dan perunggu diberikan untuk program pemberdayaan perempuan, lingkungan, dan pengembangan komunitas.

“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, komunitas, hingga para perwira Pertamina yang terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang berdampak positif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Edi menyebut, melalui berbagai program tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mendukung target pembangunan berkelanjutan atau SDGs. Program itu diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, tangguh, dan peduli lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....