BI Mulai Terapkan QRIS di Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan

  • 19 Mei 2026 11:51 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara mulai menerapkan sistem pembayaran dengan menghadirkan layanan QRIS di kawasan Pelabuhan Liem Hie Djung, Nunukan. Penerapan tersebut ditandai melalui Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung Siap QRIS yang digelar pada Selasa (19/5/2026).

Deputi Kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Reza Hidayat mengatakan pelabuhan siap QRIS merupakan transformasi digitalisasi di Kalimantan Utara. Hal ini dinilai penting karena menurut data BPS di Kalimantan Utara tahun 2025, sebanyak 959.000 orang yang melakukan perjalanan padahal jumlah masyarakat hanya sekitar 700 ribu lebih, sehingga dinilai lebih 100 persen aktivitas perjalanan laut ini dilakukan masyarakat.

”Hampir dipastikan semua masyarakat kita di Kalimantan Utara, termasuk di Kabupaten Nunukan menggunakan aktivitas melalui transportasi laut, sehingga kami anggap ini perlu dilakukan pembenahan dengan memfasilitasi kemudahan untuk melakukan pembayaran digital,” kata Reza, Selasa (19/5/2026).

Lebih lanjut ia menjelaskan, penggunaan QRIS ini merupakan tahap awal transformasi transaksi non-tunai yang tidak hanya diterapkan di pusat perbelanjaan maupun perkotaan, tetapi mulai menjangkau sektor transportasi dan kawasan pelabuhan di wilayah perbatasan. Ia menyebut, hal ini untuk emndorong sistem digitasiliasai ini sebagai bentuk kemajuan bagi sebuah daerah.

”Kita berharapnya dengan sistem digitalisasi ini, masyarakat terbiasa dengan teknologi yang bisa mendukung kemajuan suatu daerah, ketika masyarakatnya sudah terbiasa dengan digital,” ujarnya.

Reza menambahkan, penerapan QRIS di kawasan pelabuhan diharapkan mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan transaksi bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Selain memudahkan masyarakat, digitalisasi transaksi juga diharapkan membantu pelaku UMKM dan pedagang di kawasan pelabuhan agar dapat beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.

Reza menilai penerapan QRIS dapat meningkatkan efisiensi transaksi, mengurangi penggunaan uang tunai, serta mendukung transparansi pembayaran di lingkungan pelabuhan. Ia menyebut, penggunaan QRIS akan diperluas ke berbagai sektor layanan publik lainnya di Kalimantan Utara untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi ekonomi dan keuangan digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....