Internet Tidak Stabil Jadi Kendala Penerapan QRIS di PLBL Liem Hie Djung Nunukan

  • 08 Jun 2026 16:51 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Jaringan internet yang tidak stabil disebut menjadi kendala utama bagi agen speedboat dalam menerapkan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di PLBL Liem Hie Djung Nunukan. Kondisi tersebut menyebabkan transaksi non tunai belum dapat berjalan optimal.

Kendala jaringan kerap membuat proses pembayaran melalui QRIS terkadang memerlukan waktu lebih lama untuk diproses. Akibatnya, pihak agen maupun penumpang harus menunggu hingga jaringan kembali stabil agar transaksi dapat diselesaikan.

Salah seorang agen speedboat, Firman, mengatakan pembayaran menggunakan QRIS sangat bergantung pada kualitas jaringan internet. Menurutnya, ketika kondisi jaringan tidak stabil, transaksi berpotensi lambat masuk bahkan gagal diproses.

"Kalau jaringan sedang jelek, penumpang harus menunggu sampai transaksi masuk. Kami khawatir kalau jaringan bermasalah, transaksi bisa gagal," ujar Firman, Senin (8/6/2026).

Meski demikian, pembayaran menggunakan QRIS tetap diterapkan sebagai salah satu alternatif transaksi non tunai bagi masyarakat. Selain dinilai lebih praktis, metode pembayaran digital juga memudahkan penumpang yang tidak membawa uang tunai saat melakukan perjalanan.

"Kami tetap menyediakan pembayaran melalui QRIS. Jadi penumpang bisa memilih metode pembayaran ingin digunakan," ucapnya.

Ia berharap perbaikan kualitas jaringan internet di Nunukan dapat menjadi perhatian dari berbagai pihak. Sabilitas jaringan dinilai menjadi faktor utama dalam mengoptimalkan transaksi digital serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat bertransaksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....