Komisi II Minta Pasar Tani Alun-Alun Ditata Lebih Rapi
- 11 Mei 2026 06:34 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Komisi II DPRD Nunukan meminta penataan Pasar Tani Alun-Alun lebih tertib dan rapi.
- Pedagang diminta menggunakan ID resmi agar data peserta pasar tani lebih terkontrol.
- DPRD menyoroti kebersihan alun-alun dan meminta pengurus menyediakan petugas sampah.
RRI.CO.ID, Nunukan - Komisi II DPRD Nunukan meminta penataan Pasar Tani Alun-Alun diperbaiki dan lebih tertib. Pengawasan dilakukan Minggu, 10 Mei 2026 pasca rapat dengar pendapat sebelumnya.
Komisi II DPRD Nunukan meninjau langsung aktivitas pedagang Pasar Tani di Alun-Alun Nunukan. Pengawasan dilakukan bersama Satpol PP dan pengurus Pasar Tani Nunukan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam.
“bagaimana dari pengurus pasar tani ini mengatur sebaik mungkin nah ini yang paling penting bahwa tata tempat ini diatur sebaik mungkin mulai dari penjual sayur mulai dari penjual buah penjual aneka buah-buahan ini di tata dengan baik,” ujar Andi Fajrul Syam.
“kami meminta kepada pengurus peserta ini agar tidak menambah lagi peserta pasar tani yang ada dan yang selanjutnya kami meminta bagaimana yang sudah terdata ini dibuatkan register pada saat berjualan pada hari Minggu ini mereka membawa identitas yang dikeluarkan oleh pengurus pasar tani jadi sehingga kita bisa mengetahui bahwa oh ini loh ternyata nama-nama yang sudah terdata seperti itu,” katanya.
Penataan pedagang menjadi perhatian setelah rapat dengar pendapat pada 7 Mei 2026. DPRD juga meminta pengawasan pedagang dilakukan secara berkala oleh pengurus pasar tani.
Komisi II turut menyoroti persoalan kebersihan di kawasan Alun-Alun Nunukan. Pengurus diminta menyediakan petugas sampah dan kantung plastik bagi pedagang makanan.
| Baca juga: RDP Tunda Relokasi PKL Alun-Alun Nunukan |
“ke depan kami dari komisi II berharap bahwa penataan yang berjualan di alun-alun di jaga sebaik mungkin,” ujar Andi Fajrul Syam.
“dan kami juga sudah menyampaikan bahwa bagaimana dari pengurus itu bisa secara langsung menyediakan petugas sampah karena kami juga mengkritisi bagaimana alun-alun meskipun ada kegiatan yang berjualan di sini harus tetap dalam keadaan bersih apalagi di seputaran tugu makanan-makanan kita wajib disediakan kantung plastik seperti itu,” katanya.
Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan Ramsah turut meminta penataan pedagang terus diperbaiki. Pengurus pasar tani diharapkan menjaga kenyamanan pengunjung dan kebersihan kawasan alun-alun.
“saya menambahkan agar pasar tani alun-alun lebih tertata lebih rapi dan lebih bersih,” ucap Ramsah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....