Dari Pekindi ke Penekindi, Begini Perubahan Semboyan Logo Nunukan
- 25 Apr 2026 07:35 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Perubahan Redaksi Semboyan: Perancang asli logo, Waluyo, mengungkapkan adanya perubahan semboyan dari usulan awal "Pekindi Debaya" menjadi "Penekindi Debaya" oleh panitia penyelenggara saat proses penetapan logo.
- Perbedaan Filosofi Pembangunan: Terdapat perbedaan makna mendalam di mana Pekindi merujuk pada membangun dari lahan kosong (belum ada bangunan), sedangkan Penekindi bermakna membangun kembali atau memperbaiki sesuatu yang sudah ada.
- Harapan Kemajuan Daerah: Meskipun terdapat perbedaan istilah, semangat utama dari semboyan tersebut adalah membangun daerah guna mendorong kemajuan ekonomi dan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat Nunukan.
RRI.CO.ID, Nunukan - Perubahan semboyan logo Nunukan diungkap pembuatnya. Perbedaan makna dinilai berpengaruh pada filosofi pembangunan daerah.
Semboyan dalam logo Kabupaten Nunukan mengalami perubahan saat proses penetapan. Perubahan dilakukan oleh panitia penyelenggara lomba desain logo. Hal ini disampaikan waluyo pemenang lomba logo kabupaten nunukan pada tahun 2000 yang merupakan pensiunan polisi.
“Pada waktu saya membuat logo itu, itu semboyannya itu Pekindi Debaya, bukan Penekindi Debaya. Dari pihak panitia diubah jadi Penekindi Debaya. Jadi itu ada perbedaan sedikit lah itu masalahnya. Cuma artinya sama dengan mendirikan, apa, membangun daerah,” ujarnya.
Waluyo menjelaskan perbedaan makna kedua istilah tersebut dalam konteks pembangunan. Menurutnya, perbedaan itu terletak pada kondisi awal sebelum pembangunan dilakukan. Istilah Pekindi Debaya menggambarkan pembangunan dari lahan kosong. Sedangkan Penekindi Debaya merujuk pada pembangunan kembali dari kondisi yang sudah ada.
“Cuma Penekindi Debaya itu, itu daerah itu misalkan kita membangun rumah, rumah itu sudah rusak, roboh, baru kita mendirikan kembali. Itu Penekindi Debaya. Kalau Pekindi Debaya, itu belum ada pembangunan rumah, masih tanah kosong. Nah kemudian dibangunan rumah, ya itulah artinya Pekindi Debaya,” katanya, pada Sabtu (25/3/2026)
Waluyo berharap pembangunan Nunukan terus berkembang di berbagai sektor strategis. Ia menilai kesejahteraan masyarakat bergantung pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur.
“Ya, saya mengharapkan Kabupaten Nunukan ini bisa maju dengan pesat, supaya pembangunannya, pembangunan masalah perekonomian maupun infrastruktur bisa maju dengan pesat. Supaya masyarakat Nunukan itu bisa menjalankan kehidupan dengan sejahtera.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....