Waluyo, Sosok Polisi di balik Logo Kabupaten Nunukan

  • 09 Apr 2026 07:47 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Pensiunan polisi mengungkap asal-usul logo Kabupaten Nunukan dari sebuah lomba. Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 1999 saat teknologi komputer belum digunakan.

Logo Kabupaten Nunukan dibuat melalui perlombaan yang diselenggarakan pemerintah daerah. Peserta diminta merancang logo sesuai karakteristik daerah setempat. Hal ini disampaikan waluyo pemenang lomba logo kabupaten nunukan yang merupakan pensiunan polisi.

“Pada waktu itu tahun 1999 itu tidak ada komputer, jadi pada waktu itu saya lukis dengan tangan biasa saja tanpa komputer. Di situ karena membuat logo itu ada perlombaan dari pihak Pemda makanya saya mengikuti lomba itu kemudian saya lukis logo itu, saya artikan sesuai apa yang ada di karakteristik daerah kita,” ujarnya. Kamis (09/04/2026).

Waluyo mengikuti lomba tersebut saat masih aktif berdinas sebagai anggota kepolisian. Ia mengandalkan kemampuan menggambar manual tanpa bantuan teknologi digital. Hasil karyanya kemudian dinilai panitia dan dinyatakan sebagai pemenang lomba. Logo tersebut hingga kini masih digunakan sebagai identitas resmi Kabupaten Nunukan.

“Makanya di situ adakan perlombaan itu, setelah saya lukis, saya serahkan kepada Panitia, ternyata saya dinyatakan sebagai juara. Setelah itu logo itu digunakan logo Kabupaten Nunukan sampai sekarang ini, Jadi hasil logo itu sekitar 90% itu hasil karya saya,” katanya.

Saat itu, Waluyo masih berpangkat kopral dua dan bertugas di Polsek Nunukan. Ia menjabat sebagai anggota identifikasi dalam struktur kepolisian setempat.

“Saya pada waktu tahun 2000 itu, pangkat saya masih koptu, masih merah 2 bengkok itu. Nah itu koptu, saya tugas di Polsek Nunukan sebagai anggota identifikasi pada waktu di Polsek Nunukan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....