Bukan Sekadar Lambang, Logo Nunukan Simpan Kode Sejarah Daerah

  • 25 Apr 2026 07:27 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Representasi Budaya Lokal: Logo Kabupaten Nunukan mengintegrasikan unsur Perisai dan Mandau sebagai penghormatan terhadap identitas budaya suku Dayak yang merupakan bagian penting dari masyarakat asli di wilayah tersebut.
  • Kode Sejarah Hari Jadi: Perancang logo, Waluyo, menyematkan angka historis berdirinya Kabupaten Nunukan melalui simbol visual: 12 garis tugu (tanggal), 10 anak tangga (bulan), dan 18 papan perahu (9 ke kiri, 9 ke kanan sebagai tahun 1999).
  • Identitas Tanggal Kelahiran: Secara keseluruhan, elemen-elemen dalam lambang tersebut secara permanen mencatat sejarah pembentukan Kabupaten Nunukan pada 12 Oktober 1999.

RRI.CO.ID, Nunukan - Makna simbol dalam logo Kabupaten Nunukan diungkap pembuatnya. Penjelasan mencakup unsur budaya hingga penanda tanggal berdirinya daerah.

Logo Kabupaten Nunukan memuat berbagai simbol yang merepresentasikan identitas daerah. Unsur budaya lokal menjadi bagian penting dalam perancangannya. Hal ini disampaikan waluyo pemenang lomba logo kabupaten nunukan pada tahun 2000 yang merupakan pensiunan polisi.

“Perisai dan Mandau itu artinya karena itu senjata khas suku dayak adalah Perisai dan Mandau. Jadi itu makanya saya masukkan dalam logo itu karena di Kabupaten Nunukan itu kan ada suku dayak,” ujarnya, pada Sabtu (25/4/2026).

Selain unsur budaya, logo juga memuat simbol penanda waktu berdirinya daerah. Elemen tersebut disusun dalam bentuk visual yang memiliki arti khusus. Jumlah garis dan elemen lain dalam logo menunjukkan tanggal, bulan, dan tahun. Rancangan tersebut dibuat sebagai identitas historis Kabupaten Nunukan.

“Jadi disitu di lambang itu, itu ada tugu itu garisnya itu jumlahnya 12. Itu artinya tanggal. Nah kemudian tangga tugu itu ada jumlahnya 10. Jadi itu artinya bulan. Nah kemudian disitu papan perahu ke kiri 9, ke kanan 9. Jadi itu tahun 1999. Jadi tanggal 12, bulan 10, tahun 1999 itu ada lahirnya itu Kabupaten Nunukan,” katanya.

Penjelasan tersebut memperlihatkan detail filosofi dalam setiap elemen logo. Hingga kini, logo tetap digunakan sebagai simbol resmi Kabupaten Nunukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....